Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Uncategorized

Kasus Dugaan Korupsi BPRS Tanggamus, Kejari: Tim Terus Lakukan Pengembangan

badge-check


					Kasus Dugaan Korupsi BPRS Tanggamus, Kejari: Tim Terus Lakukan Pengembangan Perbesar

Babak Baru Dalam Kasus Dugaan Korupsi BPRS Tanggamus

Tanggamus – Setelah resmi dilaporkan pada Kajari Tanggamus oleh Lembaga SP3, kini kasus dugaan korupsi pada tubuh BPRS Tanggamus memasuki babak baru.

Diketahui bahwa pada bulan Januari 2023 lalu, Lembaga SP3, telah melaporkan secara resmi, BPRS Tanggamus dengan nomor laporan  No.001/SE/SPPP/LPG/I/2023, yang pada saat itu langsung disambut oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Tanggamus Apriyono, S.H., M.H.

Adapun materi dari laporan tersebut diantaranya, sewa gedung serta rehab Interior dan eksterior gedung BPRS Tanggamus, tahun anggaran 2022, yang dinilai tidak Lazim oleh sejumlah pihak, Jumat (09/06/2023).

Di konfirmasi di ruangan nya Kajari Kabupaten Tanggamus, Yunardi,S.H.,M.H. membenarkan bahwa pihak nya sedang mendalami proses perjalanan laporan BPRS Tanggamus terkait dugaan Tindak pidan Korupsi atas bangunan fisik yang dilakukan oleh BPRS Tanggamus pada tahun 2022 lalu. “Terkait dengan laporan kawan-kawan LSM, atas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan bangunan fisik di BPRS Tanggamus, pada Tahun 2022, Kajari Tanggamus melalui tim penyidik telah melakukan Ful data baket dan segera terus melakukan pengembangan sampai kita temukan kebenaran materil dari penyusunan Ful data baket yang kita dapatkan nanti” Jelas Yunardi (22/05).

Lebih lanjut Yunardi menerangkan, untuk menentukan sikap dari tim, maka dari data dan dokumen juga keterangan dari pihak-pihak terkait akan segera di lakukan evaluasi, sehingga hasilnya akan disampaikan Kepada Teman-teman pelapor.

Untuk sementara dugaan yang muncul dengan anggaran Rp. 2,5 Miliar tersebut, dimana 2 Miliarnya adalah pekerjaan fisik murni, dimana dari nilai tersebut, diduga pekerjaan yang dimaksud, baik proses pengadaannya dan proses pelaksanaan nya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

Diwaktu terpisah Supriansyah,S.H mengatakan bahwa dia bersama tim memang telah mengkonfirmasi pihak kejaksaan, menanyakan tindak lanjut perihal laporan dugaan korupsi di BPRS Tanggamus.

“Perihal Laporan BPRS Tanggamus, alhamdulillah Beberapa hari lalu kita sudah berkomunikasi langsung dengan Kajari, Bapak. Yunardi, beliau mengatakan bahwa laporan sedang di dalami dan terus melakukan evaluasi, tapi yang jelas saya berharap jika indikasi dalam kasus ini sudah tepat maka secepatnya pendalaman itu di lakukan dan di ungkap, supaya terang benderang, namun sejauh ini terkait langkah yang dilakukan oleh Kajari sudah cukup baik,” Tutur Supriansyah Pimpinan dari Lembaga SP3 ini. (Zay)

Baca Lainnya

Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Lampung Berlanjut hingga 10 September

8 September 2026 - 17:12 WIB

KNPI Tuding Pemkot Bandar Lampung Biarkan Kebocoran PAD dan Pelanggaran Tata Ruang Demi Baliho Anak Wali Kota

7 September 2026 - 06:26 WIB

BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka

11 Agustus 2026 - 13:14 WIB

YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Beras untuk Santri di Ponpes Nurul Anwar Lampung Tengah

12 Juni 2026 - 06:51 WIB

Pemprov Lampung Dorong 1.000 Lulusan SMA Tembus Kerja Internasional

21 April 2026 - 14:02 WIB

Trending di Uncategorized