Menu

Mode Gelap
Dari Lampung, Paris hingga Jakarta: Prof. Warsito Didorong Kembali Membangun Universitas Lampung BKK Kelas I Panjang Perkuat Deteksi Dini TB, HIV dan Malaria di Tiga Pintu Masuk Lampung Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026 HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka Analisis Penyebab Banjir di Kecamatan Rajabasa: Hasil Observasi Lapangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung

Berita Utama

Warga Sekitar TPAS Karangrejo Berharap Pemkot Metro Berikan Kompensasi dan Layanan Kesehatan

badge-check


					Warga Sekitar TPAS Karangrejo Berharap Pemkot Metro Berikan Kompensasi dan Layanan Kesehatan Perbesar

METRO – Warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, menyambut baik rencana Pemerintah Kota Metro untuk membenahi pengelolaan TPAS. Mereka berharap pembenahan tersebut juga diikuti dengan peningkatan perhatian terhadap masyarakat yang selama ini terdampak langsung.

Salah seorang warga, Legiyem, mengungkapkan bahwa bantuan terakhir yang diterima warga berupa dana kompensasi sebesar Rp300 ribu pada tahun 2022. Setelah itu, menurutnya, belum ada lagi bantuan serupa dari pemerintah.

“Alhamdulillah kalau nanti ada perhatian lagi dari pemerintah untuk warga sini. Karena terakhir bantuan yang diberikan ya yang Rp300 ribu itu. Setelah itu tidak ada lagi,” ujarnya, Jumat (17/7).

Ia mengatakan, selain kompensasi, warga juga berharap adanya perhatian di bidang kesehatan. Pasalnya, aktivitas TPAS kerap menimbulkan bau tidak sedap dan banyak lalat yang masuk ke permukiman warga.

“Dari Puskesmas tidak ada pemeriksaan kesehatan rutin untuk semua warga di sini. Kami berharap ada perhatian di sektor kesehatan,” katanya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Tasrif. Ia berharap Pemkot Metro kembali memberikan kompensasi maupun program bantuan bagi masyarakat sekitar TPAS.

“Karena kompensasi dari pemerintah sudah lama tidak diberikan lagi. Kami berharap ada bantuan, pemeriksaan kesehatan, atau bentuk perhatian lainnya,” ucapnya.

Ketua RT 33 RW 09 Kelurahan Karangrejo, Suyatno, membenarkan bahwa kompensasi dan pelayanan kesehatan menjadi keluhan utama warga yang tinggal di sekitar TPAS.

Menurutnya, perhatian dari Pemkot Metro selama ini masih terbatas. Meski Puskesmas Karangrejo melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan sekali dan memberikan vitamin, program tersebut belum menjangkau seluruh warga terdampak.

“Belum semua warga mendapatkan bantuan vitamin itu. Jadi kalau ke depan Pemkot Metro akan lebih memperhatikan warga, tentu kami menyambut baik,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Dari Lampung, Paris hingga Jakarta: Prof. Warsito Didorong Kembali Membangun Universitas Lampung

13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BKK Kelas I Panjang Perkuat Deteksi Dini TB, HIV dan Malaria di Tiga Pintu Masuk Lampung

13 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI

11 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Analisis Penyebab Banjir di Kecamatan Rajabasa: Hasil Observasi Lapangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung

3 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Trending di Berita Utama