METRO – Warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, menyambut baik rencana Pemerintah Kota Metro untuk membenahi pengelolaan TPAS. Mereka berharap pembenahan tersebut juga diikuti dengan peningkatan perhatian terhadap masyarakat yang selama ini terdampak langsung.
Salah seorang warga, Legiyem, mengungkapkan bahwa bantuan terakhir yang diterima warga berupa dana kompensasi sebesar Rp300 ribu pada tahun 2022. Setelah itu, menurutnya, belum ada lagi bantuan serupa dari pemerintah.

“Alhamdulillah kalau nanti ada perhatian lagi dari pemerintah untuk warga sini. Karena terakhir bantuan yang diberikan ya yang Rp300 ribu itu. Setelah itu tidak ada lagi,” ujarnya, Jumat (17/7).
Ia mengatakan, selain kompensasi, warga juga berharap adanya perhatian di bidang kesehatan. Pasalnya, aktivitas TPAS kerap menimbulkan bau tidak sedap dan banyak lalat yang masuk ke permukiman warga.
“Dari Puskesmas tidak ada pemeriksaan kesehatan rutin untuk semua warga di sini. Kami berharap ada perhatian di sektor kesehatan,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Tasrif. Ia berharap Pemkot Metro kembali memberikan kompensasi maupun program bantuan bagi masyarakat sekitar TPAS.
“Karena kompensasi dari pemerintah sudah lama tidak diberikan lagi. Kami berharap ada bantuan, pemeriksaan kesehatan, atau bentuk perhatian lainnya,” ucapnya.
Ketua RT 33 RW 09 Kelurahan Karangrejo, Suyatno, membenarkan bahwa kompensasi dan pelayanan kesehatan menjadi keluhan utama warga yang tinggal di sekitar TPAS.
Menurutnya, perhatian dari Pemkot Metro selama ini masih terbatas. Meski Puskesmas Karangrejo melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan sekali dan memberikan vitamin, program tersebut belum menjangkau seluruh warga terdampak.
“Belum semua warga mendapatkan bantuan vitamin itu. Jadi kalau ke depan Pemkot Metro akan lebih memperhatikan warga, tentu kami menyambut baik,” pungkasnya.










