Menu

Mode Gelap
Disdik Lampung Rotasi 51 Kepala SMA/SMK Negeri, Dorong Peningkatan Kinerja Diserbu Pendaftar, Satu Pilihan Jadi Penentu Lolos Tidaknya PMB MIN 2026 Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya Musrenbang 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007 DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Pasang Box Culvert 300 Meter di Panjang Utara, Ajak Pelindo Berkolaborasi Atasi Banjir

badge-check


					Pemkot Bandar Lampung Pasang Box Culvert 300 Meter di Panjang Utara, Ajak Pelindo Berkolaborasi Atasi Banjir Perbesar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan memasang box culvert sepanjang hampir 300 meter di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, sebagai langkah nyata dalam menangani dampak bencana banjir yang terjadi awal pekan ini. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana pada Kamis (24/4/2025). “Pembersihan sampah dan lumpur sudah hampir selesai. Selanjutnya, Pemkot akan memasang box culvert hingga tembok pembatas Pelindo,” ujar Eva Dwiana.

Sejak banjir melanda kawasan ini pada Senin lalu, Pemkot Bandar Lampung telah hadir mendampingi warga dengan memberikan bantuan uang tunai, makanan selama dua hari, serta bantuan beras. “Kami fokus pada penanganan bencana. Bunda mengajak PT Pelindo untuk berkolaborasi dalam upaya menangani banjir di kawasan ini,” tambah Eva Dwiana.

Selain pemasangan box culvert, Eva menyebut Pemkot Bandar Lampung juga telah merancang pembangunan embung yang akan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran guna mendukung sistem pengendalian banjir jangka panjang. Sementara itu, Salam Nawawi, warga RT 07 Kelurahan Panjang Utara, berharap PT Pelindo segera memperbesar saluran air yang berada di sekitar kawasan perumahan warga. “Dulu tahun 1990, saluran air di dalam komplek Pelindo lebarnya 4 meter. Sekarang ini gak sampai setengah meter,” ungkap Nawawi sambil menunjukkan dokumen foto.

Nawawi menambahkan warga telah beberapa kali meminta pamong setempat untuk membantu menyampaikan aspirasi ini kepada pihak Pelindo. “Aliran air di kampung kami menuju Pelindo. Gimana gak banjir kalau di sana salurannya kecil dan ditutup,” tutup Nawawi.

Pemkot Bandar Lampung terus berupaya mempercepat penanganan banjir dan mengajak semua pihak untuk bersinergi.

Baca Lainnya

Diserbu Pendaftar, Satu Pilihan Jadi Penentu Lolos Tidaknya PMB MIN 2026

14 April 2026 - 05:59 WIB

Jelang Mudik, Gubernur Lampung Tinjau Perbaikan Jalan di Pesawaran

28 Februari 2026 - 15:46 WIB

Muhammadiyah Kota Bandar Lampung Terima Wakaf Madrasah Ibtidaiyah dari Yayasan Pendidikan Pajajaran

14 Februari 2026 - 16:45 WIB

Pemprov Lampung Pastikan Penerbangan Perdana ke Kuala Lumpur Tanpa Biaya APBD

12 Februari 2026 - 17:06 WIB

Sekdaprov Lampung Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya 19 Prajurit Marinir Beruang Hitam

29 Januari 2026 - 17:29 WIB

Trending di Bandar Lampung