Menu ✖

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya Lewat Pesenggiri Festival 2026

badge-check


					Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya Lewat Pesenggiri Festival 2026 Perbesar

PESAWARAN —– Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah melalui dukungan terhadap berbagai festival, salah satunya penyelenggaraan Pesenggiri Festival 2026 yang menjadi ruang pelestarian warisan budaya sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri pembukaan Pesenggiri Festival 2026 di Lampung Marriott Resort & Spa, Pesawaran, Jumat (3/7/2026).

Festival bertema “Spice, Heritage & Harmony” itu berlangsung pada 3-5 Juli 2026 dan turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha.

Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan festival, khususnya The Hurun Lampung yang dinilai berhasil memadukan pembangunan kawasan wisata dengan pelestarian lingkungan dan kebudayaan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Pesenggiri Festival. Ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan, pariwisata, dan pelestarian lingkungan,” ujar Jihan.

Menurutnya, kehadiran Wakil Menteri Kebudayaan menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kebudayaan di Provinsi Lampung.

Jihan mengatakan tema Spice, Heritage & Harmony sangat relevan dengan identitas Lampung sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang kuat.

Ia menjelaskan, sejak dahulu Lampung dikenal sebagai salah satu penghasil rempah terbaik di Nusantara. Lada hitam atau Lampung Black Pepper pernah menjadi komoditas yang mengharumkan nama daerah hingga ke berbagai belahan dunia.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mengembalikan kejayaan tersebut melalui penguatan sektor pertanian, pemberdayaan petani, serta pengembangan komoditas unggulan daerah.

“Kami ingin menghidupkan kembali semangat bahwa Lampung adalah Tanah Lada. Identitas ini tidak hanya hidup dalam sejarah, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi, budaya, dan kebanggaan masyarakat Lampung,” katanya.

Jihan menambahkan, tema Heritage menjadi pengingat bahwa warisan budaya harus terus dijaga, dipraktikkan, dan diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya.

Menurutnya, Pesenggiri Festival menjadi salah satu media penting untuk memperkuat identitas budaya Lampung sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, tema Harmony mencerminkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan, pelestarian alam, dan kehidupan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Lampung tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan, pelestarian lingkungan, dan kebudayaan dapat berjalan beriringan demi masa depan Lampung,” ujar Jihan.

Ia berharap Pesenggiri Festival dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan sektor pariwisata.

“Kami berharap Pesenggiri Festival terus tumbuh menjadi ruang yang memperkuat identitas budaya Lampung serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai Pesenggiri Festival menjadi bukti bahwa kolaborasi yang berakar pada tradisi mampu melahirkan karya budaya yang kuat sekaligus memberikan dampak ekonomi.

Menurut Giring, Lampung memiliki sejarah panjang sebagai bagian penting dari jalur rempah dunia yang melahirkan beragam ekspresi budaya, mulai dari tradisi, kuliner, hingga kesenian yang menjadi identitas masyarakat.

Ia menegaskan untuk menjadi tanggung jawab bersama dalam melestarikan, mengembangkan, dan memberdayakan kebudayaan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Investasi di bidang kebudayaan bukanlah pengeluaran, melainkan strategi pertumbuhan. Kebudayaan mampu menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat pariwisata, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat identitas daerah,” kata Giring.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat keberadaan sanggar seni serta mendukung penyelenggaraan festival budaya secara berkelanjutan.

“Lampung memiliki alam yang indah, sejarah yang panjang, tradisi yang kaya, serta masyarakat yang kreatif. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk memulai, konsistensi untuk terus berjalan, dan kolaborasi seluruh pihak. Kementerian Kebudayaan akan terus mendampingi pengembangan kebudayaan di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Co-Founder Pesenggiri Festival, Selphie Bong (Ms. Bong), mengatakan tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua Pesenggiri Festival.

Mengusung tema Spice, Heritage & Harmony, festival tersebut bertujuan mengangkat kembali sejarah Lampung sebagai salah satu wilayah penting dalam jalur perdagangan rempah dunia sekaligus mengajak masyarakat menghormati warisan budaya yang diwariskan para leluhur.

“Kegiatan ini hasil kerja keras anak-anak kreatif Lampung. Mari kita bergandengan tangan dan berharap pada tahun-tahun mendatang, Pesenggiri Festival akan terus memperoleh dukungan yang lebih luas sehingga dapat memberikan dampak yang semakin besar, tidak hanya bagi Lampung, tetapi juga bagi Indonesia,” kata Ms. Bong.(***)

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama