Menu

Mode Gelap
Disdik Lampung Rotasi 51 Kepala SMA/SMK Negeri, Dorong Peningkatan Kinerja Diserbu Pendaftar, Satu Pilihan Jadi Penentu Lolos Tidaknya PMB MIN 2026 Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya Musrenbang 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007 DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Berita Utama

Wagub Lampung Ikuti Peluncuran Indikator IPKD MCP 2025 untuk Tingkatkan Pencegahan Korupsi Daerah

badge-check


					Wagub Lampung Ikuti Peluncuran Indikator IPKD MCP 2025 untuk Tingkatkan Pencegahan Korupsi Daerah Perbesar

BANDAR LAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui Virtual Zoom di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Rabu (5/3/2025).

Acara ini juga diikuti Inspektur Provinsi Lampung Bayana, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Elvira Umihani dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Slamet Riadi.

Peluncuran Indikator IPKD MCP tahun 2025 ini sendiri dilakukan oleh Ketua KPK-RI Setyo Budiyanto dan diisi sejumlah narasumber terkait anti korupsi.

MCP digelar KPK melalui Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, dan merupakan implementasi pelaksanaan kolaborasi dan sinergi antara KPK, BPKP dan Kementerian Dalam Negeri dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah agar semakin baik dan berdampak positif untuk percepatan terwujudnya ekosistem pencegahan anti korupsi.

Indikator ini menjadi salah satu alat untuk mengukur efektivitas langkah-langkah pencegahan korupsi yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk mendukung MCP KPK 2025, yaitu penetapan proyek strategis daerah, pemenuhan indikator yang menjadi area pencegahan korupsi, pendataan rencana aksi setiap area, koordinasi yang baik antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pemerintah daerah dirasa perlu menjadikan MCP sebagai alat utama dalam mengidentifikasi resiko korupsi serta meningkatkan transparansi tata kelola dan sistem pengawasan.

Dengan penerapan MCP yang optimal, daerah dapat memperoleh manfaat signifikan, seperti peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta memperkuat pengawasan internal.

Baca Lainnya

Disdik Lampung Rotasi 51 Kepala SMA/SMK Negeri, Dorong Peningkatan Kinerja

14 April 2026 - 09:16 WIB

Musrenbang 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung

13 April 2026 - 14:55 WIB

Merajut Silaturahmi di Banyu Langit: Reuni dan Halal Bihalal Alumni MH FH Unila Angkatan 2007

13 April 2026 - 14:36 WIB

DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

13 April 2026 - 14:32 WIB

Pengukuhan Dewan Pendidikan Lampung 2025–2030, Dorong Reformasi Sistem dan Peningkatan Mutu Pendidikan

13 April 2026 - 14:27 WIB

Trending di Berita Utama