Menu

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

Unila Siapkan Reakreditasi 2026, Target Pertahankan Predikat Unggul

badge-check


					Unila Siapkan Reakreditasi 2026, Target Pertahankan Predikat Unggul Perbesar

Universitas Lampung (Unila) menggelar koordinasi pengajuan reakreditasi perguruan tinggi Universitas Lampung tahun 2026, di ruang sidang utama lantai dua Rektorat, Rabu, 21 Januari 2026.

Koordinasi ini menjadi langkah awal strategis dalam mempersiapkan proses reakreditasi institusi secara terencana dan berkelanjutan. Kegiatan dibuka Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.

Kegiatan ini dihadiri para wakil Rektor, para dekan, para wakil dekan, para kepala biro, para kepala lembaga, serta para kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) di lingkungan Unila.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan, saat ini Unila telah memperoleh peringkat akreditasi Unggul yang berlaku hingga 26 Desember 2026.

Capaian tersebut merupakan prestasi institusional yang membanggakan sekaligus bukti komitmen Unila dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Namun demikian, Rektor menegaskan status akreditasi Unggul bukan tujuan akhir, melainkan pijakan awal untuk memastikan keberlanjutan mutu dan daya saing institusi.

Rektor menjelaskan, kegiatan koordinasi pengajuan reakreditasi perguruan tinggi ini merupakan langkah strategis dan visioner sebagai bentuk kesiapan Unila dalam menghadapi proses reakreditasi secara sistematis.

Reakreditasi dipandang tidak sekadar sebagai pemenuhan instrumen atau pengumpulan dokumen, melainkan sebagai cerminan kualitas tata kelola, budaya mutu, dan konsistensi kinerja institusi yang telah berjalan di Unila.

Rektor pada kesempatan tersebut juga menekankan peran strategis tim task force reakreditasi perguruan tinggi.

Tim ini diharapkan mampu menyajikan narasi institusi yang utuh, logis, dan berbasis bukti, memastikan keterkaitan antara kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, serta peningkatan mutu, serta menjaga konsistensi data lintas unit dan lintas periode.

Rektor berharap, tim task force dapat bekerja secara kolaboratif, terbuka, dan proaktif, sekaligus menjadikan proses reakreditasi sebagai momentum refleksi dan penguatan sistem penjaminan mutu internal Unila.

Lebih lanjut, ia menyampaikan Unila memiliki modal yang sangat kuat, baik dari sisi sumber daya manusia, sistem akademik, capaian tridarma perguruan tinggi, maupun jejaring kerja sama.

Tantangan ke depan adalah bagaimana mengelola seluruh kekuatan tersebut secara terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik agar dapat ditunjukkan secara meyakinkan dalam proses reakreditasi.

Melalui kegiatan koordinasi ini, Unila diharapkan mampu membangun kesamaan persepsi dan komitmen seluruh tim task force, menyusun peta jalan serta pembagian peran yang jelas, serta mengidentifikasi sejak dini area-area yang perlu diperkuat.

Dengan persiapan yang matang, Unila optimistis dapat mempertahankan bahkan mengokohkan peringkat akreditasi Unggul pada proses reakreditasi perguruan tinggi tahun 2026.

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama