Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Uncategorized

Puluhan Siswa SD Keracunan, Hasil Lab Sebut Lele Goreng MBG Tercemar Bakteri Salmonella

badge-check


					Puluhan Siswa SD Keracunan, Hasil Lab Sebut Lele Goreng MBG Tercemar Bakteri Salmonella Perbesar

TANGGAMUS – Kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SDN 1 Way Jaha, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mulai menemukan titik terang. Hasil uji laboratorium UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung memastikan bahwa menu lele goreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercemar bakteri berbahaya, termasuk Salmonella.

Temuan ini memantik reaksi keras publik. Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) Tanggamus, Yuliar Baro atau akrab disapa Bang Vero, menilai dapur pengolahan makanan MBG sebagai penyebab utama keracunan.

“Dapur MBG itu jelas kumuh, jorok, dan sama sekali tidak layak! Anak-anak sampai keracunan karena makanan dari dapur seperti kandang ayam. Tidak ada alasan lagi, dapur MBG yang jadi sumber penyakit harus segera ditutup permanen,” tegasnya.

Vero menilai kasus tersebut bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk kegagalan serius pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan. Ia menekankan, program MBG yang semestinya mendukung gizi anak sekolah justru berbalik membahayakan kesehatan.

“Program makan bergizi itu seharusnya menyehatkan, bukan malah mencelakakan. Kalau dapur masih jorok begini, lebih baik dihentikan saja daripada anak-anak jadi korban,” lanjutnya.

LPKNI Tanggamus, kata Vero, akan mendorong aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas. Selain menindak pengelola dapur MBG, ia juga mendesak agar seluruh dapur yang tidak memenuhi standar kebersihan segera ditutup.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Tanggamus terkait hasil laboratorium dan tuntutan penutupan dapur MBG tersebut.

 

Baca Lainnya

Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Lampung Berlanjut hingga 10 September

8 September 2026 - 17:12 WIB

KNPI Tuding Pemkot Bandar Lampung Biarkan Kebocoran PAD dan Pelanggaran Tata Ruang Demi Baliho Anak Wali Kota

7 September 2026 - 06:26 WIB

BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka

11 Agustus 2026 - 13:14 WIB

YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Beras untuk Santri di Ponpes Nurul Anwar Lampung Tengah

12 Juni 2026 - 06:51 WIB

Pemprov Lampung Dorong 1.000 Lulusan SMA Tembus Kerja Internasional

21 April 2026 - 14:02 WIB

Trending di Uncategorized