Menu

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

PTPN I Bidik Rusia-China, Tembakau Jember Siap Kuasai Pasar Cerutu Dunia

badge-check


					PTPN I Bidik Rusia-China, Tembakau Jember Siap Kuasai Pasar Cerutu Dunia Perbesar

JEMBER – PTPN I (Persero) Regional 5 secara resmi memulai langkah strategis untuk memperluas imperium tembakau mereka ke pasar Eurasia dan Asia Timur. Raksasa perkebunan ini secara spesifik membidik Rusia dan China sebagai destinasi ekspor baru yang ditargetkan terealisasi penuh pada tahun 2026 mendatang. Langkah ekspansi ini menjadi babak baru bagi komoditas emas hijau asal Jember untuk semakin mendominasi panggung cerutu internasional.

Ambisi besar tersebut ditegaskan oleh Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, di sela-sela prosesi tanam perdana tembakau di Kebun Ajung Gayasan, Kabupaten Jember, Selasa (12/5). Di tengah hamparan lahan yang mulai disemai, ia menjelaskan bahwa korporasi saat ini tengah serius mengembangkan spesifikasi tembakau yang sesuai dengan karakteristik kebutuhan pasar di Negeri Beruang Merah dan Negeri Tirai Bambu tersebut. Menurutnya, Rusia dan China memiliki tingkat konsumsi cerutu (cigar) yang sangat tinggi, sehingga menjadi ceruk pasar yang sangat menjanjikan di luar pasar tradisional mereka di Eropa.

Selama ini, Tembakau Bawah Naungan (TBN) produksi PTPN I Regional 5 memang telah menjadi primadona di pasar Benua Biru. Meski fokus pada ekspor, Subagiyo menekankan bahwa pihaknya tetap menjaga keseimbangan pasokan untuk kebutuhan dalam negeri. Tembakau dengan kualitas premium atau grade A diprioritaskan untuk memenuhi standar global, sementara tembakau grade medium ke bawah dialokasikan untuk memenuhi tingginya permintaan industri domestik yang tetap membutuhkan pasokan berkualitas.

Tahun ini, PTPN I Regional 5 mematok target produksi yang cukup ambisius dengan luas area tanam mencapai 400 hektare. Dari luasan tersebut, korporasi mengejar angka produktivitas sekitar 1,2 ton per hektare, dengan target minimal 30 persen dari total produksi masuk dalam kategori mutu terbaik (Mutu 1) yang siap diekspor. Pola distribusinya pun dilakukan secara terukur, di mana kebutuhan pasar ekspor dilepas secara bertahap selama satu tahun guna menjaga stabilitas dan menyesuaikan dengan pola penyerapan pasar, baik global maupun domestik.

Namun, ambisi besar tersebut harus berhadapan dengan tantangan alam yang tidak menentu. Menyadari hal itu, Subagiyo mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan mitigasi berlapis untuk mengantisipasi anomali cuaca. Pada fase awal tanam yang masih kerap diguyur hujan, tim teknis mengoptimalkan sistem “patusan” agar serapan air ke dalam tanah berlangsung cepat dan tidak merusak akar. Sebaliknya, saat memasuki fase perawatan yang diprediksi akan dihantam El Nino, sistem irigasi presisi telah disiapkan agar tanaman tidak kekurangan cairan di tengah suhu ekstrem.

Selain pengaturan air, penggunaan naungan tetap menjadi senjata utama dalam menjaga estetika dan kualitas daun tembakau Jember. Naungan tersebut berfungsi sebagai pelindung untuk mengurangi efek panas matahari langsung yang bisa merusak elastisitas daun. Dengan persiapan teknis yang matang dan strategi perluasan pasar yang agresif ke Rusia dan China, PTPN I Regional 5 optimistis tembakau Indonesia akan terus mengepul di pasar dunia, membawa kualitas terbaik dari bumi Jember ke tangan para penikmat cerutu global. (*).

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama