Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) meluncurkan program Etalase Digital pada Rabu, 5 Februari 2025, untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Rumbia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk lokal dan membantu pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Etalase digital ini menyediakan platform online bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka melalui website resmi setiap kampung, sehingga produk-produk seperti kerajinan tangan, makanan, dan hasil pertanian di Rumbia dapat lebih mudah diakses oleh konsumen baik di dalam maupun luar daerah.

Susilo Hidayat Rangga, Koordinator Kecamatan Rumbia, menyampaikan, “Program ini bertujuan untuk mendigitalisasi potensi kampung dengan pembuatan etalase digital di website masing-masing kampung. Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan para kordes dan operator Smart Village di Kecamatan Rumbia.”
Darmawan Purba, penggerak utama program, menjelaskan bahwa Etalase Digital adalah langkah inovatif untuk memberdayakan UMKM berbasis digital di tingkat desa. “Kami mendorong kegiatan ini dan senang melihat semangat mahasiswa KKN yang tidak hanya menjalankan program berbasis digitalisasi, tetapi juga berkolaborasi dengan operator Smart Village,” ujarnya.
Bendi Juantara, dosen pembimbing lapangan, menambahkan, “Digitalisasi bukan hanya sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan daya saing UMKM di pedesaan. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan mahasiswa sangat penting untuk mewujudkan transformasi digital yang efektif. Saya berharap program ini terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir.”
Program Etalase Digital ini telah mengintegrasikan website untuk memasarkan produk UMKM di 7 dari 9 kampung di Kecamatan Rumbia. Dua kampung lainnya masih terkendala karena belum memiliki website desa.
Diharapkan dengan adanya etalase digital ini, pendapatan UMKM di Rumbia akan meningkat, serta kontribusinya terhadap perekonomian lokal menjadi lebih signifikan, menjadikan kawasan ini sebagai pusat ekonomi yang berdaya saing tinggi.
Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara operator Smart Village, mahasiswa KKN, dan pemerintah dapat menciptakan solusi berkelanjutan yang bermanfaat bagi semua pihak.










