Menu

Mode Gelap
Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Utama

Mahasiswa KKN Unila Gelar Program Sensory Play untuk Perkembangan Motorik Anak di Desa Payung Batu

badge-check


					Mahasiswa KKN Unila Gelar Program Sensory Play untuk Perkembangan Motorik Anak di Desa Payung Batu Perbesar

Melihat maraknya penggunaan ponsel oleh anak-anak usia dini yang mempengaruhi fokus dan perkembangan motorik mereka, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode 1 2025, menggagas program Sensory Play di Desa Payung Batu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.

Program kerja yang digelar di sekolah SDN 02 Payung Batu diselenggarakan dalam 3 kali yaitu Kamis, 16 Januari 2025 untuk kelas 2, dilanjutkan hari Jumat, 24 Januari untuk Kelas 3 dan akan berlanjut pada 31 Januari untuk kelas 1 SD.

Program yang diinisiasi tim KKN yang terdiri dari Ferdian Galih Nugroho, ⁠Nabila Zahra Diva W, ⁠Muhammad Daffa Ikbar, Kesya Tesalonika Br Purba, Rifka Aisy Mariska, ⁠Mutiara Maharani dan Sandila Sari dengan dosen pembimbing Wartarius, S.Kom, M.T.I, bertujuan untuk melatih fokus, kreativitas, serta keterampilan motorik anak-anak SD kelas 1-3 dengan berbagai kegiatan menarik melibatkan pancaindra.

Program Sensory Play diselenggarakan dengan durasi 30 menit per sesi, yang dilakukan 1 kali dalam seminggu. Kegiatan ini mencakup aktivitas seperti melukis, menggunting, dan menempel. Salah satu kegiatan favorit adalah membuat kaktus dari kardus, kertas, dan cat warna. Daun kaktus dibuat dengan topi tangan siswa yang kemudian digunting dan ditempel pada media kertas. Bahan-bahan yang digunakan ramah lingkungan, seperti kardus dan kertas yang dapat didaur ulang.

“Tujuan utama dari program ini adalah melatih fokus anak-anak, yang merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang mereka,” ujar Rifka selaku Penanggung Jawab Program Kerja tersebut. Selain itu, sensory play juga ditujukan untuk membangun semangat belajar anak-anak serta membantu mereka lebih memahami materi yang disampaikan guru di kelas.

Dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN juga melibatkan metode interaktif seperti permainan “Clap Your Hand” untuk membangkitkan antusiasme anak-anak. Kegiatan disesuaikan dengan usia anak, misalnya untuk siswa kelas 3 SD bermain dengan cat air, sementara siswa kelas 2 SD fokus pada menempelkan emoji sesuai simbol yang diberikan.

Respon anak-anak dan orang tua terhadap program ini sangat positif. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, sementara guru-guru di sekolah merasa terinspirasi untuk mengadopsi metode sensory play dalam pembelajaran mereka di masa depan.

Meski hasilnya tidak instan, tim KKN merasa senang melihat perubahan perilaku anak-anak, seperti meningkatnya fokus saat belajar. “Melihat senyum dan tawa anak-anak selama kegiatan menjadi pengalaman paling berkesan bagi kami,” Imbuh Rifka.

Baca Lainnya

Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

19 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan

17 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

16 Agustus 2026 - 06:56 WIB

BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana

16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

16 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Trending di Berita Utama