Menu

Mode Gelap
Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Uncategorized

Mahasiswa FKIP Unila Raih Bronze di International Youth Summit

badge-check


					Mahasiswa FKIP Unila Raih Bronze di International Youth Summit Perbesar

Kuala Lumpur, Malaysia – Delegasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, yang terdiri dari I Ketut Yogi Ardika dan Diana Shalma, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, berhasil meraih Bronze Medal dalam 2nd International Youth Summit 2024. Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada 9-10 November 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara.

Ajang ini diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Setara Prisma Nusantara (Nusantaramuda), World Association of Young Scientists (WAYS), serta Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM).

Dalam kompetisi ini, Yogi dan Diana mempresentasikan gagasan berjudul “Penyetaraan Sekolah Inklusif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia”. Ide tersebut bertujuan menjawab tantangan global terkait pendidikan inklusif, sejalan dengan visi FKIP Universitas Lampung dalam mendorong pendidikan yang berkeadilan. Rencana ke depan, gagasan ini akan dituangkan dalam bentuk e-book sebagai panduan bagi tenaga pendidik dalam mendukung siswa berkebutuhan khusus, baik di dalam maupun di luar kelas.

Pengalaman Berharga dan Harapan ke Depan

“Ajang ini memberikan banyak pengetahuan baru serta melatih kami dalam kemampuan problem-solving, berpikir kritis, kolaborasi, dan berbicara di depan umum. Kami juga berkesempatan bertemu dengan peserta dari berbagai negara dan universitas, sehingga wawasan kami semakin luas,” ujar I Ketut Yogi Ardika, anggota delegasi.

Kompetisi ini digelar secara luring, di mana peserta harus mempresentasikan gagasan mereka di hadapan panel juri dan peserta lain dalam suasana kompetitif. Format lomba mencakup sesi presentasi serta tanya jawab.

Melalui pencapaian ini, Yogi dan Diana berharap lebih banyak mahasiswa Universitas Lampung berpartisipasi dalam ajang internasional serupa.

“Kami berharap Universitas Lampung dapat mengirimkan lebih banyak delegasi dalam kegiatan internasional seperti ini untuk mendapatkan pengalaman berharga dan memperluas wawasan di luar negeri,” tambah Diana Shalma.

Baca Lainnya

BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka

11 Agustus 2026 - 13:14 WIB

YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Beras untuk Santri di Ponpes Nurul Anwar Lampung Tengah

12 Juni 2026 - 06:51 WIB

Pemprov Lampung Dorong 1.000 Lulusan SMA Tembus Kerja Internasional

21 April 2026 - 14:02 WIB

Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya

14 April 2026 - 05:56 WIB

Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dimulai, Warga Tulang Bawang Sambut Antusias

7 April 2026 - 04:18 WIB

Trending di Uncategorized