Menu

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

Mahasiswa Doktor FKIP Unila Kembangkan Model Pembelajaran Mitigasi Bencana

badge-check


					Mahasiswa Doktor FKIP Unila Kembangkan Model Pembelajaran Mitigasi Bencana Perbesar

Antomi Saregar, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian promosi doktor yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, di Aula K FKIP Unila.

Pada ujian tersebut, Antomi meraih nilai 92,72 dan secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Program Doktor Ilmu Pendidikan ke-25. Keberhasilan tersebut diraih melalui disertasi berjudul “Model Pembelajaran Mitigasi Kebencanaan Berbasis Inquiry dalam Meningkatkan Literasi Kebencanaan dan Smart Risk Taking Behaviour pada Mata Pelajaran Fisika.”

Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan pendidikan mitigasi bencana di Indonesia, khususnya dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi yang dapat memicu tsunami. Antomi melalui penelitiannya mengembangkan Model PINTAR-Bencana, sebuah model pembelajaran mitigasi kebencanaan berbasis inquiry yang dirancang untuk diintegrasikan dalam mata pelajaran Fisika pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Model ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan sekaligus membentuk kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan secara cerdas dan tepat dalam situasi berisiko (smart risk taking behaviour).

Pendekatan inquiry dalam Model PINTAR-Bencana mendorong peserta didik untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan menganalisis fenomena fisika yang berkaitan dengan kebencanaan. Model ini tidak hanya menekankan penguasaan konsep akademik, tetapi juga pembentukan sikap, kesadaran risiko, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam kehidupan sehari-hari.

Model PINTAR-Bencana dipersembahkan bagi guru, siswa, serta seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem pendidikan sebagai rujukan pengembangan kurikulum dan aktivitas pembelajaran yang edukatif sekaligus berorientasi pada keselamatan. Dengan demikian, model ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.

Ujian promosi doktor tersebut menghadirkan tim penguji yang terdiri dari Ketua Penguji Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.; Penguji I Dr. Viyanti, S.Pd., M.Pd.; Penguji II Dr. Dina Maulina, S.Pd., M.Si.; Penguji Internal Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.; serta Penguji Eksternal Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Tidar (Untidar) Magelang.

Bertindak sebagai Promotor adalah Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dengan Co-Promotor I Prof. Dr. I Wayan Distrik, M.Si. dan Co-Promotor II Dr. Dra. Nurhanurawati, M.Pd. Keberhasilan ini menjadi salah satu kontribusi akademik Unila dalam mendukung penguatan pendidikan kebencanaan di Indonesia melalui integrasi mitigasi bencana ke dalam pembelajaran sains.

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama