Menu ✖

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

IWO Lampung Terima Penghargaan Anugerah Be Strong dari Universitas Lampung

badge-check


					IWO Lampung Terima Penghargaan Anugerah Be Strong dari Universitas Lampung Perbesar

BANDARLAMPUNG – Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung mendapat penghargaan Anugerah Be Strong dari Universitas Lampung (Unila) kategori mitra organisasi pers. Penghargaan itu diterima langsung oleh Ketua IWO Lampung Aprohan Saputra dari Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.

Penghargaan bergengsi ini diberikan dalam ajang Be Strong Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air 2025, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila pada Kamis, 16 Januari 2025, yang dihadiri oleh Pj. Gubernur Lampung, Dr. Drs. Samsudin, SH, MH, M.Pd.

Kemudian hadir pula berbagai tokoh penting yakni Direktur Sejarah dan Permuseuman Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Prof. Dr. Agus Mulyana, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Dr. Beny Bandanadjaja, anggota DPD RI asal Lampung, Bustami Zainudin, tokoh budaya, jurnalis, dan pejabat universitas lainnya.

Aprohan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas penghargaan yang diterimanya. “Ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh rekan-rekan jurnalis yang telah berjuang bersama dalam mengembangkan dunia jurnalistik di Lampung,” ujarnya.

Penghargaan yang diberikan, katanya, akan menjadi dorongan untuk terus menjaga komitmen dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mendukung perkembangan media online dan memperkuat peran jurnalis sebagai pilar demokrasi,” ucap alumni Unila ini.

Rektor Unila Prof. Lusmeilia dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran semua elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, dalam melestarikan budaya Lampung.

“Kebudayaan Lampung adalah salah satu kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya. Warisan ini mencerminkan jati diri masyarakat Lampung yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kearifan lokal, dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa di era modern ini, budaya Lampung menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di tengah globalisasi. Oleh karena itu, Unila terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam melestarikan dan mempromosikan budaya lokal melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Unila memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaga keberlanjutan budaya ini, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam kehidupan modern tanpa menghilangkan esensinya,” tambahnya.

Kegiatan yang dihelat Unila tersebut bertemakan, Acara ini dirancang sebagai upaya memperkokoh nilai budaya di tengah arus globalisasi yang semakin deras.

Di sisi lain, Pj. Gubernur Samsudin dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelestarian budaya Lampung sebagai bagian dari identitas daerah. Seperti siger, tapis, dan tradisi nyeruit yang menjadi identitas kultur masyarakat Lampung.

“Lampung memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, seperti seni tradisional, adat istiadat, dan bahasa daerah. Tugas kita bersama adalah melestarikan dan memperkenalkan warisan ini kepada generasi muda agar budaya Lampung tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi,” ujarnya.

Pj. Gubernur juga mengapresiasi Universitas Lampung atas penyelenggaraan acara yang mengangkat tema kebudayaan dan cinta tanah air. “Melalui acara seperti ini, kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk lebih mencintai daerahnya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan di masa mendatang,” tambahnya.

Acara tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan bertema kebudayaan, seperti pertunjukan tari tradisional Lampung, pameran seni lokal, dan seminar kebangsaan. Dengan tema menguatkan identitas bangsa melalui kebudayaan di era globalisasi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga momentum penting untuk mempromosikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama