Menu

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

Dukung Swasembada Pangan, PTPN I Kembangkan Bawang Putih di Cianjur

badge-check


					Dukung Swasembada Pangan, PTPN I Kembangkan Bawang Putih di Cianjur Perbesar

CIANJUR – PTPN I (Persero) resmi menginisiasi penyiapan lahan strategis untuk budidaya bawang putih di Jawa Barat sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini bermula di Perkebunan Teh Gedeh, Cianjur, merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, PTPN I (Persero)berdiri di atas mandat ganda yang saling berintegrasi: memenuhi target produksi sayuran nasional sekaligus menjaga amanat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam memulihkan fungsi ekologis perkebunan teh sebagai benteng kelestarian lingkungan.
Direktur Utama PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, Denaldy Mulino Mauna, saat meninjau langsung Kebun Gedeh pada Minggu (10/5), menegaskan bahwa integrasi komoditas ini dijalankan dengan perhitungan teknis yang sangat presisi.
“PTPN I (Persero) berkomitmen mengakomodasi program swasembada pangan tanpa sedikit pun mengabaikan aspek konservasi. Tanaman teh tetap menjadi bisnis pokok yang harus terlindungi. Budidaya bawang putih di area ini wajib diikuti dengan pengamanan teknis yang ketat agar areal perkebunan tetap terjaga dari risiko erosi,” ujar Denaldy di hadapan para petani penggarap.

Sebagai tahap awal, PTPN I (Persero) menyiapkan lahan seluas 3 hingga 200 hektare di Kebun Gedeh dengan agenda ground breaking yang dijadwalkan pada Mei 2026 ini. Lahan tersebut merupakan area yang masa Perjanjian Kemitraan Masyarakatnya (PMDK) telah berakhir, sehingga kini dioptimalkan untuk mendukung program strategis nasional.
Regional Head 2 PTPN I, Desmanto, menambahkan bahwa pihaknya telah memetakan tujuh unit perkebunan teh di bawah koordinasi Regional 2. Pemetaan ini dilakukan guna menjawab target kebutuhan lahan dari Kementerian Pertanian yang mencapai 10.000 hektare di wilayah Jawa Barat.

PTPN I (Persero) menyadari bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat lokal. Dalam diskusi di lapangan, Ketua Kelompok Tani, Suhendar, memberikan refleksi atas program serupa di masa lalu (2017-2018) sebagai bahan evaluasi bersama.
Menanggapi hal tersebut, manajemen memastikan bahwa pola kerja sama kali ini akan jauh lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Langkah PTPN I di Kebun Gedeh diharapkan menjadi prototipe bagaimana korporasi negara mampu menyelaraskan kebutuhan pangan rakyat dengan upaya menjaga “sabuk hijau” Jawa Barat agar tetap lestari dan bebas dari ancaman bencana alam. (*)

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama