Menu

Mode Gelap
Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola dan Infrastruktur RS Bandar Negara Husada Kemenag Bandar Lampung Sampaikan Aspirasi Penguatan Layanan Keagamaan kepada Komisi VIII Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Media Gathering Warga Sekitar TPAS Karangrejo Berharap Pemkot Metro Berikan Kompensasi dan Layanan Kesehatan Calon Rektor Unila 2027–2031 Harus Berintegritas, Berwawasan Internasional, dan Selayaknya sudah Bergelar Guru Besar Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Tinjau Kesiapan Calon Siswa dan Dukungan bagi Keluarga

Tulang Bawang

Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Peningkatan Ruas Jalan Aji Jaya KNPI Senilai Rp 2,4 Miliar Diprotes Warga

badge-check


					Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Peningkatan Ruas Jalan Aji Jaya KNPI  Senilai Rp 2,4 Miliar Diprotes Warga Perbesar

Tulang Bawang –  Proyek peningkatan ruas jalan Aji Jaya KNPI, Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang yang dikerjakan CV. Baja Hutama Sejahtera menuai keluhan masyarakat. Pasalnya, pembangunan jalan yang dibiayai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang bawang dengan nilai kontrak Rp 2,4 Miliar tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi pengerjaan.

Berdasarkan pengakuan masyarakat Aji Jaya KNPI, yang namanya diminta untuk tidak dikorankan mengungkapkan, diduga kuat material bahan bangunan yang bakal digunakan untuk membangun jalan di kampungnya menggunakan material batu bes yang  diduga bercampur dengan tanah.
“Kami sangat kecewa sekali kalau batu yang digunakan bercampur tanah, bagaimana kualitas bangunannya mau bagus dan bertahan lama kalau meterialnya saja sudah seperti ini,” ungkap warga sekita.

Dirinya meminta agar pihak rekanan untuk serius dan profesional dalam mengerjakan proyek tersebut, “Kami minta kepada pihak kontraktor untuk mengganti material yang sesuai spesifikasi ,” tukasnya, Rabu (26/10/2022).

Kekesalan yang sama, duungkapkan salah seorang warga, DA, ia mengaku kecewa dengan material yang bakal digunakan untuk membangun jalan di desanya. Dia menilai material yang dikirim pemborong ke lokasi pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (Spek).

Dia juga meminta kepada Dinas PUPR Kabupaten Tulang Bawang untuk menegur dan memerintahkan pemborong untuk mengganti bahan material yang dinilai sangat buruk.
“Saya minta kepada pengawas, konsultan dan PPTK PUPR Kabupaten Tulangbawang agar menegur kepada pemborong untuk mengganti meterial yang sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB),” tukasnya.

Repa selaku pengawas saat dihubungi melalui via Telphon selulernya mengaku bahwa dirinya sudah mengundurkan diri.
“Abang sudah mengundurkan diri dinda, karena dari awal pengiriman material sudah tidak sesuai mekanisme, baik dari pengiriman material maupun material yang dikirim jauh dari spesifikasi. Jadi, abang mundur dan tidak sanggup untuk melanjutkan, walaupun sertifikat pekerjaan yang digunakan punya abang,” paparnya, Rabu (26/10/22).

Selain itu dirinya kecewa dengan orang-orang yang dipekerjakan terkesan asal dan tidak bertanggung jawab.

(Sandi)

Baca Lainnya

HUT Kampung ke 28, Kampung Marga jaya Gelar Sepak Bola Persahabatan

5 Agustus 2024 - 13:57 WIB

Pemkab Tanggamus Gelar Rapat Persiapan Pekan Raya Lampung 2023

6 Oktober 2023 - 18:28 WIB

Peringatan HUT RI Ke-78 Jadi Momen Anggota DPRD Lampung Veri Agusli HTB Ciptakan Generasi Muda Emas

17 Agustus 2023 - 08:56 WIB

Puluhan Aktivitas Tobong Arang Dekat Pemukiman di Meraksa Aji Resahkan Warga

23 Juni 2023 - 01:19 WIB

Melalui Dana Desa, Kampung Pasar Batang Bagikan Bibit Alpukat

8 Maret 2023 - 05:48 WIB

Trending di Tulang Bawang