Menu ✖

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

Audiensi dengan Menperin, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

badge-check


					Audiensi dengan Menperin, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung Perbesar

JAKARTA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, guna mendorong percepatan pengembangan kawasan industri hilirisasi di Provinsi Lampung, khususnya untuk komoditas unggulan daerah. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya strategi hilirisasi komoditas pertanian dan perkebunan Lampung—seperti gabah, jagung, singkong, karet, kopi, dan cokelat—untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi serta daya saing produk lokal. “Kami berharap Lampung dapat menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kawasan hilirisasi industri pangan. Dengan dukungan Kementerian Perindustrian, kami optimistis akan semakin banyak investor masuk ke sektor industri turunan, seperti industri sorbitol dari singkong dan produk-produk olahan lainnya,” ujar Gubernur Mirza.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan perlunya perluasan kawasan industri di Provinsi Lampung sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem industri, memperluas pasar, dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat. “Perluasan kawasan industri menjadi penting agar transformasi ekonomi berbasis industri di daerah dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Provinsi Lampung telah menempuh berbagai langkah konkret, di antaranya:

• Penetapan harga dasar gabah dan pengendalian distribusi,

• Penetapan harga dasar ubi kayu,

• Bantuan alat pertanian modern seperti dryer, combine harvester, rice milling unit, dan pupuk organik cair,

• Pembangunan silo untuk mendukung penyimpanan dan distribusi hasil pertanian.

Kebijakan-kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam membenahi tata niaga komoditas, mempercepat hilirisasi, serta mendorong modernisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko SA Cahyanto, Dirjen ILMATE Setia Diarta, Dirjen KPAII Tri Supondi, serta Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Dian Arneta. Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. (*)

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama