Menu

Mode Gelap
DPRD Lampung Dukung Pengoperasian Taksi Listrik, Tekankan Regulasi Berkelanjutan Lampung Bersiap Hadirkan Taksi Listrik Ramah Lingkungan di Bandar Lampung UML Resmikan Masjid Hissah Binti Hamoud Al Muqrin di Kampus II Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, Ketua DPRD Lampung Hadiri Rakor Strategis Bank Lampung Budi Dharmawan Resmi Dilantik sebagai Ketua Pengprov ORADO Lampung Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Produksi Padi Lampung Naik 15 Persen

Berita Utama

Audiensi dengan Menperin, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

badge-check


					Audiensi dengan Menperin, Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung Perbesar

JAKARTA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan audiensi dengan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, guna mendorong percepatan pengembangan kawasan industri hilirisasi di Provinsi Lampung, khususnya untuk komoditas unggulan daerah. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya strategi hilirisasi komoditas pertanian dan perkebunan Lampung—seperti gabah, jagung, singkong, karet, kopi, dan cokelat—untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi serta daya saing produk lokal. “Kami berharap Lampung dapat menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kawasan hilirisasi industri pangan. Dengan dukungan Kementerian Perindustrian, kami optimistis akan semakin banyak investor masuk ke sektor industri turunan, seperti industri sorbitol dari singkong dan produk-produk olahan lainnya,” ujar Gubernur Mirza.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan perlunya perluasan kawasan industri di Provinsi Lampung sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem industri, memperluas pasar, dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat. “Perluasan kawasan industri menjadi penting agar transformasi ekonomi berbasis industri di daerah dapat berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Provinsi Lampung telah menempuh berbagai langkah konkret, di antaranya:

• Penetapan harga dasar gabah dan pengendalian distribusi,

• Penetapan harga dasar ubi kayu,

• Bantuan alat pertanian modern seperti dryer, combine harvester, rice milling unit, dan pupuk organik cair,

• Pembangunan silo untuk mendukung penyimpanan dan distribusi hasil pertanian.

Kebijakan-kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Lampung dalam membenahi tata niaga komoditas, mempercepat hilirisasi, serta mendorong modernisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Audiensi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Eko SA Cahyanto, Dirjen ILMATE Setia Diarta, Dirjen KPAII Tri Supondi, serta Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Dian Arneta. Sementara dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur didampingi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung. (*)

Baca Lainnya

Budi Dharmawan Resmi Dilantik sebagai Ketua Pengprov ORADO Lampung

7 Januari 2026 - 16:26 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Produksi Padi Lampung Naik 15 Persen

7 Januari 2026 - 10:36 WIB

Lampung–Jawa Tengah Sepakati 11 Kerja Sama Strategis Bernilai Rp833 Miliar

7 Januari 2026 - 10:23 WIB

AI Ideathon Lampung, Pemprov Dorong Anak Muda Ciptakan Solusi Digital

7 Januari 2026 - 10:13 WIB

DPRD Lampung Tanggapi Viral Jalan Rusak di Way Kanan, Deni Ribowo Turun ke Lokasi

7 Januari 2026 - 09:56 WIB

Trending di Berita Utama