Menu ✖

Mode Gelap
Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung 2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan 12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Berita Utama

7.046 Jemaah Haji Lampung Telah Diberangkatkan, Kemenag Siapkan Skema Khusus untuk Lansia

badge-check


					7.046 Jemaah Haji Lampung Telah Diberangkatkan, Kemenag Siapkan Skema Khusus untuk Lansia Perbesar

Lampung  — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Erwinto menyampaikan bahwa hingga tanggal 26 Mei 2025, sebanyak 7.046 jemaah calon haji (JCH) asal Provinsi Lampung telah berhasil diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah ini merupakan bagian dari total kuota haji reguler Lampung tahun ini sebanyak 7.050 orang.

 

“Dari total kuota haji Lampung sebanyak 7.050, yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 7.046 JCH. Empat jemaah mengalami penundaan keberangkatan karena alasan kesehatan, dan akan dimasukkan ke dalam kuota haji tahun 2026,” jelas Erwinto usai menyambut JCH Kloter JKG 61, Rabu (28/5/2025) di Embarkasi Antara Provinsi Lampung.

 

Ia menjelaskan bahwa proses pemberangkatan dilaksanakan secara bertahap melalui beberapa kelompok terbang (kloter). Pada kloter terakhir yang dijadwalkan hari ini, terdapat 20 jemaah asal Lampung yang bergabung dengan jemaah dari daerah lain seperti DKI Jakarta, Banten, dan Sulawesi Selatan.

 

Selain jemaah, Kanwil Kemenag Lampung juga mengirimkan 72 petugas kloter yang bertugas memberikan pendampingan dan layanan kepada para jemaah selama menjalankan ibadah. Dengan demikian, total keseluruhan jemaah dan petugas haji dari Lampung yang telah berada di Tanah Suci mencapai 7.118 orang.

 

“Seluruh jemaah saat ini sudah berada di Kota Makkah dan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian ibadah puncak, yakni wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, serta bermalam di Mina,” imbuh Erwinto.

 

Ia pun mengimbau kepada seluruh jemaah, khususnya yang berasal dari Provinsi Lampung, untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan, mengingat suhu udara di Makkah saat ini berkisar antara 41 hingga 43 derajat Celsius.

 

“Kami menyarankan jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar hotel, memperbanyak istirahat, menjaga hidrasi, serta menghemat tenaga menjelang puncak haji. Bagi jemaah lansia, sangat dianjurkan untuk melaksanakan salat fardu di masjid hotel,” kata Erwinto.

 

Untuk mendukung kelancaran ibadah jemaah lanjut usia, pemerintah juga telah menyiapkan dua skema pelayanan khusus, yaitu Skema Murur dan Tanazul.

 

“Melalui Skema Murur, jemaah lansia tetap memenuhi rukun haji dengan hanya melintasi Arafah dan Muzdalifah menggunakan kendaraan tanpa turun, lalu langsung menuju Mina. Sementara Tanazul, memungkinkan jemaah lansia untuk kembali lebih awal ke hotel setelah lontar jumrah, tanpa harus bermalam di tenda,” jelasnya.

Baca Lainnya

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

10 September 2026 - 11:24 WIB

2.753 Pasien TBC di Lampung Rentan Terdampak Abu Vulkanik

9 September 2026 - 17:26 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dari Laut hingga Layanan Kesehatan

9 September 2026 - 17:12 WIB

Trending di Berita Utama