Menu

Mode Gelap
Kemenag Bandar Lampung Sampaikan Aspirasi Penguatan Layanan Keagamaan kepada Komisi VIII Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Media Gathering Warga Sekitar TPAS Karangrejo Berharap Pemkot Metro Berikan Kompensasi dan Layanan Kesehatan Calon Rektor Unila 2027–2031 Harus Berintegritas, Berwawasan Internasional, dan Selayaknya sudah Bergelar Guru Besar Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Tinjau Kesiapan Calon Siswa dan Dukungan bagi Keluarga Pemprov Lampung Perkuat Komitmen Pelestarian Budaya Lewat Pesenggiri Festival 2026

Berita Utama

Tenggelam Saat Berenang di Pantai Mandiri Pesisir Barat, Pelajar Asal Indralaya Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal Dunia

badge-check


					Tenggelam Saat Berenang di Pantai Mandiri Pesisir Barat, Pelajar Asal Indralaya Ditemukan Tim SAR Gabungan Meninggal Dunia Perbesar

Pesisir Barat — Tim SAR Gabungan temukan Syahrial Malino (17), pelajar SMKN 1 Belumbang Kec. Indralaya Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan tenggelam di Pantai Mandiri Sejati Kec. Krui Selatan Kab. Pesisir Barat dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (27/06/2024).

Kejadian berawal pada Rabu (26/06) Pada Pukul 15.30 WIB rombongan remaja berjumlah 7 pelajar SMKN 1 Belumbang Kec. Indralaya Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan berenang di pinggir pantai Mandiri Sejati Pesisir Barat. Pada pukul 16.30 WIB korban merasa lelah dan meminta bantuan teman – temannya. Kemudian Dicky Apsalan (teman korban) berusaha menarik korban namun tidak berhasil dan korban terbawa arus laut dan hilang. Kemudian teman korban lainnya a.n. Marcel Saputra melaporkan kejadian tersebut kepada pihak aparat dan Basarnas Lampung untuk bantuan SAR.

Basarnas Lampung mengerahkan 1 tim rescue Pos SAR Tanggamus untuk menuju lokasi kejadian dan melaksanakan operasi SAR. Tiba di lokasi kejadian pada Kamis (27/06) pukul 04.00 WIB tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari anggota Dir. Polairud Polda Lampung, Polsek Pesisir Tengah, BPBD Kab. Pesisir Barat, Puskesmas Pesisir Tengah dan masyarakat setempat. Hasil koordinasi pencarian akan dimulai pukul 07.00 WIB.

Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan akan membagi Tim menjadi 2 SRU. SRU 1 menggunakan perahu karet Basarnas akan melakukan pencarian dengan luas area pencarian ± 2 NM. SRU 2 melakukan pemantauan dari pinggir pantai di sekitar lokasi kejadian.

Pukul 09.00 WIB Tim SAR Gabungan menggunakan peralatan Aqua Eyes, namun belum menemukan tanda cluster x. Hingga pukul 15.00 upaya penyisiran menggunakan perahu karet namun hasil pencarian belum sesuai harapan.

Akhirnya sekitar pukul 17.32 WIB Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada titik koordinat 5°14’6.10″S – 103°55’45.08″E arah Barat jarak ± 5 km dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskemas Krui.

Koordinator Pos SAR Tanggamus Robi Rusli melaporkan hasil operasi SAR kepada Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah selaku SMC (SAR Mission Coordinator). “Sekitar pukul 17.32 WIB korban tenggelam di Pantai Mandiri Pesibar telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan korban dievakuasi menuju Puskesmas Krui. Dengan telah ditemukan nya korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup dan diucapkan terima kasih kepada seluruh unsur tim SAR gabungan”, kata Robi. (***)

Baca Lainnya

Kemenag Bandar Lampung Sampaikan Aspirasi Penguatan Layanan Keagamaan kepada Komisi VIII

25 Juli 2026 - 12:55 WIB

Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Media Gathering

22 Juli 2026 - 00:41 WIB

Warga Sekitar TPAS Karangrejo Berharap Pemkot Metro Berikan Kompensasi dan Layanan Kesehatan

17 Juli 2026 - 15:45 WIB

Calon Rektor Unila 2027–2031 Harus Berintegritas, Berwawasan Internasional, dan Selayaknya sudah Bergelar Guru Besar

17 Juli 2026 - 08:31 WIB

Jelang Pembukaan Sekolah Rakyat, Wagub Jihan Tinjau Kesiapan Calon Siswa dan Dukungan bagi Keluarga

3 Juli 2026 - 15:02 WIB

Trending di Berita Utama