Menu

Mode Gelap
Jaksa Agung Burhanuddin Raih Penghargaan CNBC Indonesia Awards 2025 Yayasan Al Kautsar Salurkan Donasi Rp103 Juta di Ajang SSC XVII UIM Bentuk Racana Pramuka Akar Lampung Rilis Temuan Pengawasan pada Momentum Hari Antikorupsi Sekdaprov Marindo Kurniawan Resmikan MTQ ke-52 Lampung, Tekankan Penguatan Nilai Qur’ani di Era Modern Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Raih Penghargaan Pembina Produktivitas Nasional

Berita Utama

Temui Jokowi di Istana, Ketum PBNU Beberkan Hal Ini

badge-check


					Temui Jokowi di Istana, Ketum PBNU Beberkan Hal Ini Perbesar

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mendatangi Istana Negara. Kedatangan Gus Yahya tersebut untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) . Gus Yahya mengatakan, dirinya datang sebelum waktu pertemuannya dengan Jokowi yang diagendakan pada pukul 20.00 WIB, Senin (4/9/2023) malam, sehingga sedikit menunggu dalam waktu lama. Gus Yahya menemui Jokowi guna mengantarkan undangan agar orang nomor satu di Indonesia itu berkenan hadir membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU.

Meski Presiden Jokowi tengah menjalani 13 pertemuan, Gus Yahya mengucapkan terima kasih karena kesediaan waktu Jokowi yang mau menemuinya. “Saya berterima kasih sekali kepada Presiden karena hari ini sebenarnya beliau sangat sibuk, 13 meeting,” kata Gus Yahya di pelataran lobi Istana.

“Saya masih disempat-sempatkan untuk mendapatkan waktu karena memang keperluan PBNU juga sangat mendesak terkait pembukaan munas, Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

Gus Yahya menyampaikan, Presiden Jokowi sudah bersedia hadir dalam Munas dan Konbes tersebut. Untuk itu, ia mengatakan pembukaan pagelaran tersebut akan diadakan pada 18 September 2023. “Tadi saya mengantarkan surat permohonan untuk Bapak Presiden agar membuka Munas dan Konbes NU. Dan Alhamdulillah beliau mengonfirmasi, memastikan akan hadir tanggal 18 September untuk secara resmi membuka Musyawarah nasional alim ulama dan Konbes NU di Ponpes Al Hamid Cilangkap,” katanya.

Selain pembahasan undangan tersebut, Gus Yahya memastikan tidak ada pembicaraan lain antara dirinya bersama mantan Wali Kota Solo tersebut. Ia hanya berkelakar, bahwa dirinya sedikit melempar guyon agar Jokowi sedikit bersantai selepas agenda 13 pertemuan yang telah dijalaninya.

“Tidak ada (pembicaraan lainnya), saya cuma guyon cerita kiai-kiai lucu-lucu, agar beliau agak inilah (santai), seharian ini kan capek 13 meeting dengan berbagai tokoh internasional,” tutup Gus Yahya.

Sebelumnya diketahui, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2023, akan dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Al Hamid, Jakarta Timur. Forum tertinggi setelah muktamar itu, akan dihadiri oleh 600 ulama dari jajaran syuriyah dan tanfidziyah. Berlangsung dari 18 hingga 20 September 2023. “Pembukaan acaranya akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Hamid di Cilangkap pada tanggal 18 September 2023. InsyaAllah mulai jam 9 pagi dan insyaAllah akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo,” terang Gus Yahya dalam keterangan persnya. (Sumber Sindonews.com)

Baca Lainnya

Jaksa Agung Burhanuddin Raih Penghargaan CNBC Indonesia Awards 2025

12 Desember 2025 - 08:53 WIB

Yayasan Al Kautsar Salurkan Donasi Rp103 Juta di Ajang SSC XVII

11 Desember 2025 - 06:50 WIB

UIM Bentuk Racana Pramuka

10 Desember 2025 - 00:12 WIB

Akar Lampung Rilis Temuan Pengawasan pada Momentum Hari Antikorupsi

10 Desember 2025 - 00:08 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Resmikan MTQ ke-52 Lampung, Tekankan Penguatan Nilai Qur’ani di Era Modern

10 Desember 2025 - 00:01 WIB

Trending di Berita Utama