Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Berita Utama

Prof. Warsito: Mahasiswa Harus Jadi Penggerak Utama Penguatan Karakter Bangsa di Era Digital

badge-check


					Prof. Warsito: Mahasiswa Harus Jadi Penggerak Utama Penguatan Karakter Bangsa di Era Digital Perbesar

Bandar Lampung – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM U KBM Unila) menggelar kegiatan Stadium General dan Pelantikan Pengurus Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Warsito, Deputi Bidang Penguatan Karakter dan Jatidiri Bangsa Kemenko PMK RI, yang juga merupakan dosen tetap Universitas Lampung.

Selain itu, turut hadir sebagai narasumber Tin Latifah, S.P., M.Si., Staf Ahli Menteri Pertanian, serta Dr. Budiyono, akademisi Unila. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Lampung Prof. Sunyono, para Wakil Dekan III di lingkungan Unila, serta diikuti oleh pengurus BEM tingkat universitas dan fakultas serta mahasiswa.

Pada sesi sebelumnya, telah hadir memberikan materi adalah Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman. Kegiatan pelantikan Pengurus BEM dilakukan oleh Rektor Unila, Prof. Lusmeilia Afriani.

Dalam pemaparannya, Prof. Warsito menekankan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai pilar kemajuan sekaligus benteng karakter bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Warsito, yang juga pernah menjabat sebagai Dekan FMIPA Unila dan merupakan peraih Dosen Berprestasi I Universitas Lampung, menegaskan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia merupakan peluang besar, namun juga mengandung risiko apabila tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai secara otomatis. Kunci utamanya adalah kualitas SDM, bukan semata kekayaan sumber daya alam. Oleh karena itu, mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing global,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan manusia ke depan tidak cukup hanya mengandalkan Indeks Pembangunan Manusia (HDI) dan Indeks Modal Manusia (HCI), tetapi juga harus diperkuat dengan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) yang mencakup kohesi sosial, inklusi sosial, ketahanan nilai, dan partisipasi publik.

Dalam konteks era digital dan disrupsi teknologi, mahasiswa dihadapkan pada tantangan baru seperti literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan adaptabilitas tinggi, sekaligus tantangan non-teknis berupa krisis karakter dan kurangnya integritas.

“Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi harus memiliki integritas, empati sosial, dan kemampuan beradaptasi. SDM unggul adalah mereka yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian sosial,” tegasnya.

Prof. Warsito yang juga peraih Anugerah Atdikbud Terbaik tahun 2021 saat bertugas di KBRI Paris, juga mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif sebagai agent of change, social control, dan center of movement dalam pembangunan bangsa. Ia menekankan pentingnya transformasi gerakan mahasiswa dari yang bersifat reaktif menjadi solutif dan berbasis data. Mahasiswa diharapkan tidak hanya mengkritisi kebijakan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Mahasiswa harus menjadi pusat dari perubahan itu sendiri. Dari kampus, mahasiswa harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi sosial, pemberdayaan komunitas, dan penguatan literasi digital. Bukan sekadar menjadi penonton, tetapi menjadi penggerak perubahan,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran mahasiswa Universitas Lampung sebagai generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam karakter dan nilai-nilai kebangsaan. Dengan pelantikan pengurus BEM yang baru, diharapkan lahir kepemimpinan mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi dalam menjawab tantangan pembangunan di era digital menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Lainnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

23 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

23 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Utama