Menu

Mode Gelap
Tim Inkanas Lampung Berangkat ke Seleknas, Targetkan Hasil Maksimal di Tengah Keterbatasan Peradi–UBL Buka PKPA 2026, Tegaskan Standar dan Integritas Profesi Advokat Ulama Didorong Jadi Garda Perdamaian Global, Deputi Kemenko PMK Soroti Peran Strategis di Lampung Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030 Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 IJP Lampung Meriahkan Hari Kartini dengan Laga Minisoccer Pakai Daster

Berita Utama

PKK dan APJI Lampung Perkuat UMKM Kuliner dan Dukung Program Makan Bergizi Gratis

badge-check


					PKK dan APJI Lampung Perkuat UMKM Kuliner dan Dukung Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

Sinergi PKK dan APJI Lampung, Perkuat Daya Saing UMKM Kuliner Lokal

Bandar Lampung —– Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung untuk berkolaborasi aktif menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam pengawasan mutu program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembinaan UMKM kuliner.

​Hal tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung saat Pelantikan dan Pengukuhan DPD APJI Provinsi Lampung periode 2026-2031, yang digelar di Graha Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026).

​Wulan Mirza menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah memerlukan atensi khusus, terutama terkait standar gizi dan higienitas. Ia berharap APJI dapat turun tangan memberikan pembinaan kepada dapur-dapur penyedia layanan tersebut.

​”Sangat dibutuhkan pembinaan sebelum dibuka pelayanan MBG. Ini menyangkut anak-anak penerus bangsa, makanan harus bergizi seimbang diikuti kebersihan yang terjaga. Saya mengharapkan kolaborasi APJI untuk memberikan pembinaan guna meminimalisir komplain di masyarakat,” ujar Wulan Mirza.

​Selain isu pangan bergizi, Wulan Mirza juga menyoroti potensi besar UMKM sektor kuliner di Lampung yang tumbuh pesat. Ia meminta APJI, yang kini dinahkodai kembali oleh Yunnatan Wijaya, untuk membimbing para pelaku usaha mikro agar produk mereka memiliki daya saing berkelanjutan, tidak hanya tren sesaat.

​”Di Lampung ada APJI yang memiliki kompetensi dan inovasi luar biasa. Rekan-rekan pengurus diharapkan memberikan binaan kepada UMKM, mulai dari inovasi produk hingga pengemasan (packaging), agar produk lokal kita seperti olahan pisang, kopi, dan kakao bisa menembus pasar nasional bahkan ekspor,” tambahnya.

​Menurutnya, sektor jasa boga memiliki peran strategis dalam menopang pariwisata Lampung. Sinergi antara wisata alam dan wisata kuliner diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja yang luas, khususnya bagi perempuan.

​”Lampung kaya akan destinasi wisata, otomatis wisata kulinernya juga harus mengikuti. Ini akan menjadi pendapatan daerah dan memberdayakan perempuan Lampung,” tegasnya.

​Menutup sambutannya, Wulan Mirza mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD APJI Lampung periode 2026-2031 yang baru dilantik. Ia berharap organisasi ini semakin solid, profesional, adaptif terhadap teknologi digital, dan terus melahirkan inovasi baru agar masyarakat tidak jenuh dengan produk kuliner yang monoton.

Ketua DPD APJI Lampung Yunnatan Wijaya dalam kesempatannya menegaskan komitmen organisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner melalui standarisasi serta mendukung penuh program pemerintah, khususnya pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yunnatan Wijaya kemudian memaparkan visi strategisnya untuk menjadikan APJI sebagai organisasi panutan yang menjadi landasan bagi para pengusaha jasaboga di Indonesia.

​”Visi saya sederhana, saya ingin menjadikan APJI organisasi panutan. Misi kami adalah melaksanakan etika organisasi yang harmonis, bersinergi dengan pemerintah dan swasta, serta terus meningkatkan standarisasi, inovasi dan teknologi bagi seluruh anggota,” ujar Yunnatan.

Menjawab kebutuhan nasional, APJI Lampung menyatakan kesiapannya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Boga Indonesia, anggota APJI telah dibekali sertifikasi BNSP, mulai dari keamanan pangan hingga manajerial katering.

​”Kami siap mendampingi dapur-dapur MBG dalam hal manajerial katering, teknik pengolahan masakan dalam jumlah besar yang aman dikonsumsi, serta penyusunan siklus menu variatif yang sesuai dengan anggaran pemerintah,” tegas Yunnatan.

​Langkah ini diperkuat dengan program APJI Go to School ke SMK-SMK Boga dan pelatihan bagi para juru masak (Chef de Partie) untuk memastikan standar higienitas dan profesionalisme di industri kuliner Lampung terus meningkat.

Baca Lainnya

Tim Inkanas Lampung Berangkat ke Seleknas, Targetkan Hasil Maksimal di Tengah Keterbatasan

25 April 2026 - 10:00 WIB

Peradi–UBL Buka PKPA 2026, Tegaskan Standar dan Integritas Profesi Advokat

25 April 2026 - 09:56 WIB

Ulama Didorong Jadi Garda Perdamaian Global, Deputi Kemenko PMK Soroti Peran Strategis di Lampung

25 April 2026 - 09:52 WIB

Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030

23 April 2026 - 07:14 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:56 WIB

Trending di Berita Utama