Menu

Mode Gelap
Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Utama

IWO Lampung dan Yayasan Langit Sapta teken MoU Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

badge-check


					IWO Lampung dan Yayasan Langit Sapta teken MoU Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Perbesar

BANDARLAMPUNG – Yayasan Langit Sapta (YLS) dan Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung menjalin komitmen bersama dalam Pemberdayaan Penyandang Disabilitas.

Komitmen itu disepakati melalui penandantanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) pada kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024, di Kantor YLS, Jalan P. Tirtayasa No. 200, Sukabumi Indah, Bandarlampung, Selasa, 17 Desember 2024.

Ketua PW IWO Lampung, Aprohan Saputra, M.Pd. menyebutkan, MoU ini merupakan bentuk komitmen rekan-rekan wartawan online untuk berkontribusi dalam kemasyarakatan mewujudkan inklusivitas.

“Wartawan mempunyai peran strategis dalam rangka ikut mendorong dan mewujudkan inklusivitas di masyarakat,” ujar Pemimpin Redaksi Lampung Newspaper ini.

Dia bilang, para penyandang disabilitas adalah bagian di masyarakat yang hidup bersama berdampingan dan berhak atas kesetaraan.

Kesepakatan itu, terkait pengembangan minat bakat dan keterampilan, serta pemberdayaan disabilitas melalui pendidikan dan pelatihan yang akan dilakukan bersama kedepannya.

Disisi lain, Ketua YLS, Rafli Pramudya, MH menyatakan, MoU ini sebagai wujud keseriusan dan konsistensi dalam pelibatan multi stakeholder, untuk mewujudkan Sustainability Development Goals (SDG’s).

Hal itu khususnya berkaitan dengan kesetaraan, dengan memberdayakan dan mempromosikan inklusi termasuk disabilitas.

“Kami yakin, keterlibatan  yang intens dari rekan-rekan wartawan akan sangat efektif dalam menyebarkan nilai-nilai inklusi di masyarakat,” ucapnya.

Dengan adanya penandatanganan kesepahaman ini, kata Rafli diharapkan, bisa menjadi dorongan untuk tetap kompak dan memberikan semangat bagi semua.

Rangkaian kegiatan yang digelar YLS bersama Lubi.co dan Bengkel Kreasi Dif_able serta Sapta Consultant ini, bekerja sama dengan Forum CSR Lampung dan Pusat Studi CSR UBL.

Pada kegiatan ini juga disampaikan program pengembangan “Nuwo Edukasi Lingkungan” dan “Kebun Hebat”.

Nuwo Edukasi Lingkungan, sebagai sarana yang concern untuk melakukan edukasi lingkungan. Program ini sebagai bagian dari Proyek Pengembangan Sampah, yang nantinya akan dikelola dan dijalankan oleh POTADS.

Kemudian ada “Kebun Hebat”, merupakan sarana pengembangan keterampilan tanam yang akan dikelola oleh PORDILA (Persatuan Orang Tua Disabilitas Intelektual Lampung).

Peluncuran program pengembangan ini, melibatkan unsur dunia usaha, yang diwujudkan melalui kolaborasi program dalam bentuk pemberdayaan.

“Melalui program pemberdayaan yang berbasis komunitas disabilitas, stakeholder dapat berperan maksimal untuk mengimplementasikan program-program dan mencapai goals-nya,” harap Rafli.

Dengan mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan dikemas dalam tiga sesi.

Pertama, Gelar Sehat, yakni berupa kegiatan senam pagi bersama orang tua dari Perhimpunan Orang Tua Anak dengan Downsyndrome (POTADS).

Kedua, Gelar Karya, yakni kesempatan penampilan bagi penyandang disabilitas anak downsyndrome dalam menata kebun, taman, dan rumah.

Ketiga, Gelar Bahagia, yakni sesi khusus berupa penampilan seni tari dan musik oleh penyandang disabilitas downsyndrome, tuli, tuna grahita, autis, dan tuna daksa.

Selain itu, dilakukan lelang hasil karya para penyandang disabilitas.

Dalam sesi akhir, dilaksanakan pemberian apresiasi bagi stakeholder yang terlibat dalam mendukung pengembangan keterampilan disabilitas melalui program pemberdayaan.

Penerima apresiasi ini antara lain: Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, PT Nestle Indonesia Pabrik Panjang, PT Keong Nusantara Abadi, Coca-Cola Europacific Partners, dan beberapa perusahaan lainnya.

“Semoga keterlibatan banyak pihak dapat semakin mendorong trewujudnya nilai-nilai inklusi di masyarakat dan menumbuhkan serta menjaga semangat karya bagi saudara-saudara penyandang disabilitas, karena Kalian Semua Istimewa,” tutup Rafli.

Baca Lainnya

Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

19 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan

17 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

16 Agustus 2026 - 06:56 WIB

BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana

16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

16 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Trending di Berita Utama