Menu

Mode Gelap
Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Utama

Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan

badge-check


					Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Perbesar

LAMPUNG SELATAN — Sebuah gazebo berdiri di kawasan taman terbuka hijau Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Bangunan sederhana itu kini menjadi bagian baru dari wajah desa, sekaligus menghadirkan ruang untuk bersantai dan menikmati panorama alam yang dimiliki desa pesisir tersebut.

Gazebo itu merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lampung (UML). Dibangun dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, gazebo dirancang bukan sekadar sebagai pelengkap taman, tetapi sebagai ruang publik sekaligus spot swafoto yang dapat dinikmati masyarakat.

Lokasinya berada tidak jauh dari Kantor Desa Hargo Pancuran. Dari kawasan gazebo, pengunjung dapat menikmati suasana taman, pepohonan yang rindang, kolam renang desa, hingga hamparan laut biru yang menjadi panorama alami kawasan tersebut.

Kehadiran gazebo diharapkan dapat menghidupkan kawasan taman yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan sentuhan sederhana, ruang terbuka tersebut kini memiliki titik baru yang dapat digunakan warga untuk bersantai, berkumpul, berbincang, maupun mengabadikan momen.

Gagasan tersebut sekaligus menjadi bentuk kreativitas mahasiswa KKN UML dalam melihat potensi yang ada di lingkungan desa. Mereka tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi mencoba menghadirkan sebuah fasilitas yang memiliki nilai estetika sekaligus manfaat bagi masyarakat.

Kepala Desa Hargo Pancuran, Syarif Hidayat, mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, pembangunan gazebo merupakan salah satu program mahasiswa KKN yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan desa.

“Kami sangat mengapresiasi program-program yang dilakukan adik-adik KKN Universitas Muhammadiyah Lampung. Salah satunya pembuatan gazebo outdoor di taman. Ini merupakan salah satu program yang luar biasa,” ujar Syarif.

Ia mengatakan keberadaan gazebo dapat mempercantik kawasan taman sekaligus memberikan fasilitas tambahan bagi masyarakat.

Syarif juga mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk ikut membantu serta menjaga hasil program mahasiswa KKN tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan gazebo. Warga turut membantu mahasiswa menyelesaikan pekerjaan tersebut di tengah kesibukan sehari-hari.

Humas Mahasiswa KKN UML, Tengku Riyan, mengatakan pembangunan gazebo tidak mungkin terwujud tanpa dukungan masyarakat Desa Hargo Pancuran.

“Program kerja kami ini tidak mungkin terlaksana tanpa antusiasme warga yang luar biasa. Di sela-sela kesibukan mereka, masyarakat masih menyempatkan waktu untuk membantu kami menyelesaikan program ini sampai selesai,” kata Tengku Riyan.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa KKN karena setiap program yang dirancang mahasiswa pada akhirnya membutuhkan dukungan masyarakat agar dapat diwujudkan.

Gazebo tersebut juga menjadi bagian dari semangat Program Desa HELAU yang digagas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, khususnya dalam mendorong lingkungan desa yang lebih tertata, indah, dan nyaman.

Namun, yang membuat gazebo itu memiliki arti lebih dari sekadar bangunan adalah proses di balik pembangunannya.

Ada gagasan mahasiswa, ada dukungan pemerintah desa, dan ada tangan warga yang ikut bekerja. Ketiganya bertemu dalam satu ruang kecil yang kini berdiri di tengah taman.

Gazebo itu mungkin sederhana. Namun dari tempat tersebut, masyarakat dapat menikmati taman, merasakan teduhnya pepohonan, melihat kolam renang desa, sekaligus memandang luasnya laut.

Sebuah ruang kecil yang diharapkan menjadi titik baru bagi kebersamaan warga sekaligus memperkenalkan sisi lain keindahan Desa Hargo Pancuran.

Lampung Selatan Maju, Bismillah Bisa.

Baca Lainnya

Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

19 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

16 Agustus 2026 - 06:56 WIB

BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana

16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

16 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

16 Agustus 2026 - 05:14 WIB

Trending di Berita Utama