Menu

Mode Gelap
Dari Lampung, Paris hingga Jakarta: Prof. Warsito Didorong Kembali Membangun Universitas Lampung BKK Kelas I Panjang Perkuat Deteksi Dini TB, HIV dan Malaria di Tiga Pintu Masuk Lampung Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026 HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka Analisis Penyebab Banjir di Kecamatan Rajabasa: Hasil Observasi Lapangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung

Berita Utama

IWO Lampung dan Komunitas Bersatu untuk Bantu Korban Banjir

badge-check


					IWO Lampung dan Komunitas Bersatu untuk Bantu Korban Banjir Perbesar

BANDARLAMPUNG – Hujan deras telah berlalu, tetapi genangan air dan sisa kepedihan masih terasa di sudut-sudut Kecamatan Panjang dan Telukbetung Selatan. Di antara deretan rumah yang terendam dan posko pengungsian yang penuh sesak, secercah harapan muncul.

Jumat sore, 24 Januari 2025, Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung kembali hadir untuk menyalurkan bantuan tahap keempat (IV) kepada para korban banjir, membawa pesan kemanusiaan yang hangat.

Bantuan kali ini terasa istimewa. Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung berkolaborasi Pantera MC Indonesia, sebuah klub motor yang dikenal dengan jiwa solidaritasnya, dan UKPM Teknokra Unila, organisasi pers mahasiswa Universitas Lampung.

Mereka bergandengan tangan, menyalurkan kebutuhan mendesak seperti pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, popok bayi, makanan, hingga obat-obatan.

Di tengah aktivitas pembagian bantuan, Ketua IWO Lampung, Aprohan Saputra, tampak sibuk, tapi senyum di wajahnya tak pernah surut. Baginya, ini bukan sekadar tugas sosial.

“Bencana ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa hidup ini saling membutuhkan. Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Aprohan tersenyum.

“Aksi ini adalah bentuk nyata solidaritas lintas komunitas. Berbagai pihak ikut peduli. Semoga bantuan ini bukan hanya meringankan beban fisik, tapi juga memberi kekuatan bagi saudara-saudara kita untuk terus bangkit,” imbuhnya.

“Musibah ini memang berat. Akan tetapi saya percaya, kita bisa melewati semua ini jika kita terus saling membantu. Tidak ada yang terlalu kecil untuk berbagi, karena setiap uluran tangan adalah harapan,” tutupnya.

Di sisi lain, Syahrudin atau Mang Udin, Ketua Pantera MC Indonesia, menyampaikan rasa syukurnya bisa terlibat. Dia percaya bahwa membantu sesama itu adalah tanggung jawab bersama.

“Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas itu melampaui batas-batas komunitas. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka yang sedang berjuang,” katanya.

Plt. Camat Telukbetung Selatan, Ichwan Adji, turut menyampaikan apresiasi mendalam yang dilakukan oleh IWO Lampung, Pantera MC Indonesia, UKPM Teknokra Unila, para donatur yang sudah peduli terhadap warga yang terdampak banjir.

“Semoga kebaikan yang dilakukan dibalas oleh Allah SWT” jelasnya. InsyaAllah, bantuan ini akan segera kita distribukan ke warga yang memang membutuhkan, sekali lagi terima kasih banyak atas kepedulian rekan-rekan sekalian,” ucapnya.

Diketahui, bantuan ini disalurkan di Kelurahan Waylunik Kecamatan Panjang dan Kelurahan Pesawahan Kecamatan Telukbetung Selatan. Kedua tempat ini menjadi wilayah terdampak paling parah di Bandar Lampung.

Banjir mungkin telah meluluhlantakkan harta benda, tetapi gerakan kemanusiaan ini menyisakan pesan yang mendalam: dalam setiap musibah, ada tangan-tangan yang siap merangkul dan hati-hati yang peduli. Di bawah langit yang perlahan cerah, semangat untuk bangkit pun mulai menyala kembali.

Baca Lainnya

Dari Lampung, Paris hingga Jakarta: Prof. Warsito Didorong Kembali Membangun Universitas Lampung

13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BKK Kelas I Panjang Perkuat Deteksi Dini TB, HIV dan Malaria di Tiga Pintu Masuk Lampung

13 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI

11 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Analisis Penyebab Banjir di Kecamatan Rajabasa: Hasil Observasi Lapangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung

3 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Trending di Berita Utama