Menu

Mode Gelap
Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Berita Utama

Hari Ketiga Pencarian ABK KM Maulana 30, Basarnas Kerahkan Unsur Laut dan Udara

badge-check


					Hari Ketiga Pencarian ABK KM Maulana 30, Basarnas Kerahkan Unsur Laut dan Udara Perbesar

Lampung — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 30 yang dilaporkan terbakar di sekitar perairan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Hingga hari ketiga operasi, Senin (22/12/2025), pencarian belum membuahkan hasil.

Pada hari ketiga, Tim SAR Gabungan mengerahkan empat unsur utama, yakni KN SAR Basudewa, dua kapal patroli milik Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), serta satu pesawat udara jenis ATR 62-500 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan. Unsur laut bergerak sejak pukul 07.30 WIB menuju area pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.

KN SAR Basudewa melaksanakan penyisiran hingga pukul 19.30 WIB dengan hasil nihil. Dua kapal patroli TNWC (Tamvling Nature Wildlife Conservation) juga melakukan pencarian di wilayah Teluk Sumatera hingga perairan sekitar Tanjung Cina menuju lokasi kejadian, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara itu, pesawat ATR 62-500 melakukan pencarian udara selama empat jam, dari pukul 12.00 hingga 16.00 WIB, dengan ketinggian sekitar 500 kaki, dan kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan hasil nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah mengatakan, kondisi cuaca masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR. “Angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi memengaruhi jangkauan serta efektivitas pencarian, namun upaya maksimal tetap kami lakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencarian akan dilanjutkan pada hari keempat Selasa (23/12). “Operasi SAR akan kembali kami lanjutkan setelah KN SAR Basudewa menyelesaikan pengisian bahan bakar dan air tawar, dengan penyesuaian area pencarian berdasarkan prediksi pergerakan korban,” kata Deden.

Basarnas memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (***)

Baca Lainnya

Prof. Warsito Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031, Tekankan Amanah dan Integritas

19 Agustus 2026 - 03:18 WIB

Gazebo Baru di Hargo Pancuran, Ikhtiar Mahasiswa KKN UML Sulap Taman Desa Jadi Ruang Publik yang Menawan

17 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

16 Agustus 2026 - 06:56 WIB

BPBD Lampung Siap Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diminta Waspadai Ancaman Bencana

16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

16 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Trending di Berita Utama