Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Berita Utama

Hari Kelima Pencarian ABK KM Maulana-30, Area Diperluas hingga Perairan Krakatau

badge-check


					Hari Kelima Pencarian ABK KM Maulana-30, Area Diperluas hingga Perairan Krakatau Perbesar

Lampung — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung melanjutkan operasi pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana-30 yang dilaporkan terbakar di perairan selatan Belimbing, Provinsi Lampung. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (24/12/2025) korban belum ditemukan.

Pada hari kelima operasi, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction dengan memperluas area pencarian hingga lebih dari 7.700 mil laut persegi. Unsur utama yang dikerahkan adalah KN SAR 224 Basudewa dengan dukungan berbagai instansi, termasuk Polairud, TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pushidrosal, serta unsur potensi SAR lainnya.

Pencarian dimulai sejak pagi hari dengan penyisiran dari perairan Ujung Kulon, Pulau Panaitan, hingga perairan Gunung Anak Krakatau. Namun hingga sore hari, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR Gabungan kemudian memutuskan untuk sandar di Pulau Sebesi dan melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. mengatakan bahwa perluasan area pencarian dilakukan seiring dengan perhitungan pergerakan arus dan angin. “Pada hari kelima ini, kami memperluas area pencarian secara signifikan berdasarkan prediksi pergerakan korban. Seluruh unsur tetap berupaya maksimal meski kondisi cuaca masih cukup menantang,” ujarnya.

Ia menambahkan, cuaca mendung dengan gelombang laut berkisar 1–1,6 meter turut memengaruhi efektivitas pencarian di laut lepas. Meski demikian, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama. (***)

Baca Lainnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

23 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

23 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Utama