Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Berita Utama

Buka PKL PMII, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Mencetak Pemimpin Masa Depan

badge-check


					Buka PKL PMII, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Mencetak Pemimpin Masa Depan Perbesar

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela mengajak kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) untuk tidak berhenti menjadi aktivis organisasi, serta terus mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu mengisi berbagai posisi strategis di masa depan. Menurutnya, kader PMII harus tampil sebagai pribadi yang berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Kami membutuhkan kader-kader PMII yang nantinya menjadi birokrat, dokter, kepala daerah, anggota legislatif, maupun pemimpin di berbagai bidang dengan tetap membawa nilai-nilai perjuangan PMII. Jangan berpuas diri hanya menjadi aktivis organisasi, tetapi teruslah mempersiapkan diri hingga mampu mengisi posisi-posisi strategis,” ucap Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat membuka Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PC PMII Kota Bandar Lampung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (01/07/2026)

Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang diselenggarakan Pengurus Cabang PMII Kota Bandar Lampung tersebut merupakan jenjang kaderisasi tingkat lanjut yang diikuti kader PMII dari berbagai daerah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dan dihadiri jajaran PB PMII, pengurus PMII Provinsi Lampung, senior PMII, serta unsur Forkopimda dan organisasi kemahasiswaan.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa tahun lalu. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence), telah mengubah berbagai aspek kehidupan sehingga pola pikir dan cara bekerja juga harus ikut bertransformasi.

Karena itu, menurutnya, proses kaderisasi tidak lagi cukup mengandalkan metode konvensional. Organisasi kemahasiswaan perlu terus memperkuat kapasitas kader agar mampu beradaptasi dengan perubahan sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Wagub Jihan menilai tema PKL bertajuk Beyond Ordinary Cadres sangat relevan dengan kondisi saat ini. Tema tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kader PMII harus memiliki karakter yang melampaui standar biasa melalui penguatan militansi, intelektualitas, dan semangat perubahan.

Ia menjelaskan, militansi diperlukan agar kader tetap istiqamah memperjuangkan nilai-nilai kebaikan dan terus menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat. Sikap tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus mengawal pembangunan daerah.

Selain militansi, Wagub Jihan menekankan pentingnya membangun kapasitas intelektual. Di tengah melimpahnya arus informasi, tantangan terbesar bukan lagi memperoleh informasi, melainkan mengolahnya menjadi pengetahuan, riset, serta rekomendasi kebijakan yang bermanfaat.

“Kita harus mampu memanfaatkan informasi menjadi gagasan yang konkret. Dari sanalah lahir rekomendasi dan solusi yang bisa digunakan untuk mengawal jalannya pemerintahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa semangat revolusioner bukan berarti sekadar menyuarakan perubahan melalui slogan. Revolusioner, menurut Wagub, diwujudkan melalui keberanian melakukan pembaruan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Menurut Wagub Jihan, pemerintah daerah membutuhkan partisipasi aktif generasi muda yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan berpikir kritis. Kehadiran kader PMII di berbagai sektor diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus melahirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh peserta PKL memanfaatkan proses kaderisasi sebagai ruang belajar secara sungguh-sungguh. Materi yang diberikan para narasumber diharapkan menjadi bekal dalam menyusun kajian, riset, dan rekomendasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Ketua Majelis Pembina Daerah PMII Lampung Fajrun Najah Ahmad turut mengingatkan pentingnya kader muda terus mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa. Menurutnya, proses kaderisasi harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa kader PMII harus tetap kritis dalam menyampaikan aspirasi, namun tetap mengedepankan etika, dialog, serta memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintah sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar PMII, Dedi Indra Prayoga, mengatakan perubahan global yang dipicu perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, hingga perubahan iklim menuntut organisasi mahasiswa untuk terus melakukan pembaruan dalam sistem kaderisasi.

Menurutnya, kader PMII harus mampu membaca perubahan zaman dan menghasilkan gagasan yang relevan agar organisasi tetap menjadi ruang lahirnya pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

Ketua PC PMII Kota Bandar Lampung Topik Sanjaya menjelaskan bahwa PKL menjadi tahapan kaderisasi untuk mencetak kader yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan kemampuan menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan, Pemerintah Provinsi Lampung berharap proses kaderisasi mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah. Kehadiran kader-kader muda yang adaptif dan berdaya saing diharapkan menjadi modal penting dalam mendukung terwujudnya kemajuan Provinsi Lampung dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

23 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

23 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Utama