Menu

Mode Gelap
Petani hingga Mahasiswa Bersatu, Ribuan Orang Demo Dukung Program Makan Bergizi Gratis IKA Untirta Lampung Dukung Penguatan Ekosistem Pekerja Migran Heroik! Satpam BRI Curup Selamatkan Motor Warga yang Terbakar di Lebong YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Beras untuk Santri di Ponpes Nurul Anwar Lampung Tengah YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Salurkan Program Berbagi Beras Santri untuk Pondok Pesantren Al Huda, Lampung Timur BRI Bandarjaya Gelar Gathering BRILink Agen Se-Lampung Tengah, Perkuat Sinergi dan Edukasi Keuangan Masyarakat

Berita Utama

Pj Gubernur Lampung dan Sjachroedin ZP Tinjau Pembangunan Masjid Al Hijrah di Kota Baru

badge-check


					Pj Gubernur Lampung dan Sjachroedin ZP Tinjau Pembangunan Masjid Al Hijrah di Kota Baru Perbesar

Lampung Selatan – Pj. Gubernur Lampung Samsudin bersama mantan Gubernur Lampung Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP meninjau kelanjutan pembangunan Masjid Al Hijrah di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (30/1/2025).

Sjachroedin ZP mengapresiasi keberanian Pj. Gubernur Samsudin dalam melanjutkan pembangunan kawasan Kota Baru, yang dimulai dari Masjid Al Hijrah.

“Ini sudah dilanjutkan dengan Pak Samsudin, luar biasa beliau punya keberanian,” ujar Sjachroedin.

Menurutnya, meskipun Samsudin menjabat kurang dari satu tahun, ia tetap menunjukkan perhatian terhadap kemajuan Provinsi Lampung dan kelanjutan pembangunan Kota Baru.

“Saya diundang untuk melihat perkembangan ini, dan saya berterima kasih kepada Pak Samsudin. Meskipun hanya sebagai penjabat, yang tugas utamanya mengantarkan hingga gubernur terpilih, beliau tetap memikirkan pembangunan Kota Baru,” katanya.

Sjachroedin juga berharap agar gubernur terpilih dapat melanjutkan pembangunan kawasan tersebut.

Sementara itu, Pj. Gubernur Lampung Samsudin mengatakan bahwa menjelang akhir masa jabatannya, ia ingin mengajak Sjachroedin ZP, sebagai penggagas Kota Baru, untuk melihat perkembangan pembangunannya, khususnya Masjid Al Hijrah.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan masjid ini murni didanai melalui swadaya masyarakat.

“Saya belum pernah secara resmi mengajak beliau ke Masjid ini. Hari ini, beliau memiliki waktu yang pas, dan Alhamdulillah, beliau berkenan melihat proses pembangunannya. Masjid ini tidak menggunakan dana APBD, tetapi dari sumbangan masyarakat,” ujar Samsudin.

Samsudin menegaskan bahwa Kota Baru memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan baru di Lampung dan telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

“Kota Baru sudah dimasukkan ke dalam PSN, sudah ada di Bappenas dan Kemenko Perekonomian,” katanya.

Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Lampung terpilih, Rahmat Mirzani Djausal, untuk memastikan proyek ini dapat terus berlanjut di tingkat pusat.

“Saya sudah berbicara dengan Pak Mirzani untuk menindaklanjuti posisi Kota Baru dalam PSN agar benar-benar terwujud, baik dari sisi anggaran, pelaksanaan, maupun koordinasi dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Terakhir, Samsudin memberikan apresiasi kepada Ketua Pembangunan Masjid Al Hijrah, Nasrullah Yusuf, yang terus berupaya mewujudkan berdirinya masjid tersebut.

“Pak Nasrullah dengan penuh keikhlasan membangun Masjid ini untuk kepentingan masyarakat Lampung. Kita semua tentu harus mendukungnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Samsudin bersama Sjachroedin ZP dan para tamu undangan turut melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah di masjid yang sedang dibangun.

Baca Lainnya

Petani hingga Mahasiswa Bersatu, Ribuan Orang Demo Dukung Program Makan Bergizi Gratis

22 Juni 2026 - 06:36 WIB

IKA Untirta Lampung Dukung Penguatan Ekosistem Pekerja Migran

18 Juni 2026 - 16:14 WIB

Heroik! Satpam BRI Curup Selamatkan Motor Warga yang Terbakar di Lebong

17 Juni 2026 - 06:43 WIB

YBM BRILiaN Region 5 Bandar Lampung Salurkan Program Berbagi Beras Santri untuk Pondok Pesantren Al Huda, Lampung Timur

12 Juni 2026 - 06:49 WIB

BRI Bandarjaya Gelar Gathering BRILink Agen Se-Lampung Tengah, Perkuat Sinergi dan Edukasi Keuangan Masyarakat

12 Juni 2026 - 06:38 WIB

Trending di Berita Utama