Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Uncategorized

Pembangunan Tower di Campang Tiga Tanpa Izin PBG, Dinas Perizinan Tanggamus Angkat Bicara

badge-check


					Pembangunan Tower di Campang Tiga Tanpa Izin PBG, Dinas Perizinan Tanggamus Angkat Bicara Perbesar

TANGGAMUS – Pembangunan menara telekomunikasi di Pekon Campang Tiga, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, terungkap belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Fakta ini dibenarkan langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.

Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Tanggamus, Miftahul Usman, menegaskan bahwa setiap bentuk pembangunan, termasuk menara telekomunikasi, wajib mengantongi izin PBG sebelum memulai kegiatan fisik. “Benar, untuk pembangunan tower di Campang Tiga itu memang belum ada izin PBG. Padahal sesuai aturan, izin harus diurus terlebih dahulu sebelum pembangunan dilaksanakan,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Regulasi, kata Miftahul, jelas mengatur bahwa bangunan tanpa PBG berpotensi dikenakan sanksi administratif, hingga pembongkaran apabila tidak memenuhi ketentuan.

Sejumlah warga Campang Tiga mengaku kaget mendengar kabar itu. Mereka mempertanyakan lemahnya pengawasan pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur strategis yang berdiri tanpa izin resmi. “Kalau memang belum ada izin, kenapa bisa dibangun? Seharusnya pemerintah lebih tegas, karena ini menyangkut keselamatan lingkungan dan warga sekitar,” kata seorang warga.

Sorotan juga datang dari aktivis lingkungan. Mereka mendesak pemerintah daerah bertindak cepat agar kasus serupa tidak menjadi preseden buruk dalam penegakan aturan tata ruang dan bangunan.

Sementara itu, Ketua LPKNI, Yuliar Baro, menyebutkan Satpol PP siap menghentikan proses pembangunan menara sebelum seluruh perizinannya dipenuhi. “Pol PP siap menyegel tower itu. Anggotanya sudah bersiap turun untuk memasang police line,” tegas Yuliar.

Kasus ini menambah catatan panjang lemahnya pengawasan tata ruang di Tanggamus, sekaligus menguji keberanian pemerintah daerah menindak tegas proyek infrastruktur yang melanggar aturan.

Baca Lainnya

Keselamatan Anak Didik Jadi Prioritas, PJJ di Lampung Berlanjut hingga 10 September

8 September 2026 - 17:12 WIB

KNPI Tuding Pemkot Bandar Lampung Biarkan Kebocoran PAD dan Pelanggaran Tata Ruang Demi Baliho Anak Wali Kota

7 September 2026 - 06:26 WIB

BKK Kelas I Panjang dan Seluruh Insan Maritim Susun Dokumen Rencana Kontingensi di Pelabuhan Teluk Semaka

11 Agustus 2026 - 13:14 WIB

YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Beras untuk Santri di Ponpes Nurul Anwar Lampung Tengah

12 Juni 2026 - 06:51 WIB

Pemprov Lampung Dorong 1.000 Lulusan SMA Tembus Kerja Internasional

21 April 2026 - 14:02 WIB

Trending di Uncategorized