Menu ✖

Mode Gelap
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031 PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Mafia Korporasi di Lampung

Bandar Lampung

Pedagang Sepakat Tolak Pembangunan Fly Over Sultan Agung

badge-check


					Pedagang Sepakat Tolak Pembangunan Fly Over Sultan Agung Perbesar

Bandar Lampung – Warga Bandar Lampung yang memiliki usaha di sekitar Jalan Sultan Agung menjerit. Mereka dengan tegas menolak rencana Walikota Bandar Lampung Herman HN untuk membangun Fly Over di wilayah mereka mencari nafkah.

Diketahui, di 2020 ini Pemkot Bandar Lampung kembali membangun Fly Over senilai Rp 35 miliar. Lokasinya tepat di ruas jalan Sultan Agung, di samping Mall Bumi Kedaton (MBK) melintasi rel kereta api.

Rencana Pemkot Bandar Lampung ini dinilai bukanlah solusi yang tepat. Pasalnya pembangunan proyek miliaran rupiah tersebut akan berdampak buruk bagi pedagang di sekitar lokasi.

Ibu Desi (45) seorang pedagang buah mengatakan, pembangunan Fly Over dipastikan mematikan usahanya. Menurut Desi, berjualan buah merupakan satu-satunya usaha yang ia jalankan, jika usahanya tersebut mati, maka tak ada lagi sumber penghasilan bagi keluarganya.

“Kami mohon pak Wali membatalkan rencana ini, apa lagi di saat pandemi Corona mas. Ini aja sudah menurun penghasilan, apa lagi kalo dibangun Fly Over nanti. Gak kebayang mas,” keluh Desi, Senin (08/06).

Selain itu, sambung Desi, proses pembangunan Fly Over dipastikan menimbulkan debu. Tentu ini juga akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan warga sekitar.

“Pasti debu banyak banget mas. Virus Corona aja belum ilang, ini dah mau nambah lagi sakit pernafasan karna debu. Pokonya kami mohon banget sama pak Herman HN, jangan dulu dibangun Fly Over di sini,” tuntas Desi mengiba.

Senada diutarakan Pak Mervin Sitompul yang berprofesi sebagai penambal ban. Menurutnya pembangunan Fly Over dipastikan mematikan usahanya. “Sama dengan warga yang lain mas, kami menolak pembangunan Fly Over,” tegasnya.

Mervin Sitompup melanjutkan, selama ini belum ada sosialisasi mendalam dari Pemkot Bandar Lampung terkait pembangunan Fly Over tersebut. Warga hanya diberikan selebaran pada Februari lalu, yang isinya rencana pembangunan Fly Over.

“Hingga saat ini sedikitpun belum ada perhatian dari Pemerintah Kota Bandar Lampung mengenai nasib kami ke depan. Bagaimana usaha kami, bagaimana kami memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sekarang saja kami sudah kesulitan karena Corona, ditambah lagi ini mau dibangun Fly Over, matilah kami,” tutupnya.

Sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Yuhadi telah tegas menolak pembangunan Fly Over tersebut. Dirinya berpendapat bahwa pembangunan Fly Over itu tidak mendesak. Lebih baik anggarannya dialihkan untuk membayar insentif RT dan THR ASN. (rki/red)

Baca Lainnya

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

23 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Disdikbud Lampung Dorong Kolaborasi SMA Negeri dan Swasta untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

23 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Data Pribadi Diduga Bocor, Ketum IWO Somasi Indah Logistik

16 September 2026 - 09:16 WIB

Prof Warsito Rampungkan Tes Kesehatan Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

10 September 2026 - 14:47 WIB

Trending di Berita Utama