Menu

Mode Gelap
Tim Inkanas Lampung Berangkat ke Seleknas, Targetkan Hasil Maksimal di Tengah Keterbatasan Peradi–UBL Buka PKPA 2026, Tegaskan Standar dan Integritas Profesi Advokat Ulama Didorong Jadi Garda Perdamaian Global, Deputi Kemenko PMK Soroti Peran Strategis di Lampung Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030 Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 IJP Lampung Meriahkan Hari Kartini dengan Laga Minisoccer Pakai Daster

Uncategorized

Organisasi Ojol Lampung Tegaskan Tak Ikut Aksi Demonstrasi, Pilih Jaga Kondusivitas

badge-check


					Organisasi Ojol Lampung Tegaskan Tak Ikut Aksi Demonstrasi, Pilih Jaga Kondusivitas Perbesar

BANDARLAMPUNG – Sejumlah organisasi ojek online (ojol) di Lampung menyatakan sikap untuk tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang rencananya digelar pada 1 September 2025 di Provinsi Lampung. Pernyataan tersebut beredar melalui sebuah video yang tersebar di media sosial, Minggu (31/8/2026). Dalam video itu, perwakilan dari beberapa organisasi ojol, di antaranya dari Skobal, DPD Pas Indonesia Lampung, Permalat, SOS, Gaspol Lampung, dan lainnya, menegaskan keputusan kolektif untuk tidak turun ke jalan.

‎Dalam video berdurasi 2:08 menit tersebut salah satu juru bicara organisasi ojol Lampung menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah adanya musyawarah antar-pengurus.  Mereka menilai bahwa aksi demonstrasi berpotensi ditunggangi pihak-pihak tertentu yang dapat mengganggu ketertiban umum. “Kami sepakat untuk tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi yang akan digelar di Provinsi Lampung. Kami ingin situasi Lampung tetap kondusif, aman, dan damai. Hingga saat ini, Lampung menjadi salah satu daerah yang tetap stabil, dan kami ingin kondisi ini terus terjaga,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa para pengemudi ojol di Lampung diimbau untuk tetap bekerja seperti biasa dan tidak melakukan aksi off bid sebagai bentuk solidaritas. Pihaknya berharap seluruh pengemudi ojol tetap fokus mencari rezeki tanpa harus terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan kericuhan. “Apabila ada oknum yang mengatasnamakan ojek online atau menggunakan atribut ojol dalam aksi tersebut, kami tegaskan bahwa itu bukan bagian dari kami. Jika terjadi tindakan anarkis, kami mendukung aparat kepolisian untuk bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

‎Dengan pernyataan sikap ini, komunitas ojol Lampung menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban di daerah, serta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Baca Lainnya

Pemprov Lampung Dorong 1.000 Lulusan SMA Tembus Kerja Internasional

21 April 2026 - 14:02 WIB

Setelah PLN Dikritik Gubernur Soal Padam Listrik di Jakarta, Giliran GMNI Desak Copot Dirut dan GM PLN UID Jaya

14 April 2026 - 05:56 WIB

Pembangunan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dimulai, Warga Tulang Bawang Sambut Antusias

7 April 2026 - 04:18 WIB

Gubernur Mirza Resmikan 2.651 Posbankum di Lampung, Dorong Akses Keadilan hingga Desa

9 Maret 2026 - 15:21 WIB

Pemprov Lampung Beri Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan

7 Maret 2026 - 19:38 WIB

Trending di Uncategorized