Menu

Mode Gelap
Tim Inkanas Lampung Berangkat ke Seleknas, Targetkan Hasil Maksimal di Tengah Keterbatasan Peradi–UBL Buka PKPA 2026, Tegaskan Standar dan Integritas Profesi Advokat Ulama Didorong Jadi Garda Perdamaian Global, Deputi Kemenko PMK Soroti Peran Strategis di Lampung Dr. Marzuki Dilantik Jadi Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung Periode 2026-2030 Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 IJP Lampung Meriahkan Hari Kartini dengan Laga Minisoccer Pakai Daster

Bandar Lampung

Komisi II DPRD Lampung Gelar RDP, Bahas Efesiensi Anggaran

badge-check


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bandar Lampung – Komisi II DPRD Provinsi Lampung secara marathon menggelar rapat dengar pendapat ( RDP ) dengan dinas terkait selaku mitra kerja komisi menyikapi efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah.

 

Sekertaris Komisi II, Aribun Sayunis mengatakan efisiensi anggaran boleh saja di lakukan asalkan jangan menyasar pada program – program yang menyentuh langsung ke masyarakat. Apalagi, para petani yang tertimpa bencana banjir di beberapa daerah khususnya Lampung Selatan.

 

Dalam pemaparannya, politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan diakibatkan oleh rusaknya infrastruktur pertanian mulai dari irigasi yang sudah mengalami pendangkalan hingga rusaknya beberapa pintu air.

 

Untuk itu, dirinya meminta kepada dinas terkait untuk memastikan anggara perbaikan infrastruktur pertanian tetap menjadi yang utama untuk mencegah terjadinya bencana banjir.

 

“Pada peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan diakibatkan karena irigasi banyak sedimen dan dangkal, selain itu. Pintu – pintu air banyak yang rusak, maka saya meminta agar pemeliharaan infrastruktur pertanian sangat penting dan urgent untuk dilakukan” ujarnya.

 

Selain itu, Aribun juga meminta kepada dinas terkait untuk menambah kuota pupuk subsidi dan bantuan benih padi bagi petani yang terdampak banjir.

 

“Bencana banjir beberapa waktu lalu telah membuat petani merugi, usia padi yang baru satu bulan dan baru proses pemupukan terendam. Maka saya meminta kepada dinas terkait agar dapat memberikan tambahan pupuk subsidi dan bibit padi” tambahnya.

 

Meski pemerintah melakukan efisiensi anggaran jangan sampai membuat perekonomian masyarakat semakin sulit. Khususnya bagi petani yang terdampak banjir, ini juga sebagai upaya pemerintah dalam menjalankan visi misi Asta Cita Presiden RI yang menuju kedaulatan pangan dengan swasmbada.

Baca Lainnya

Dari Satu Kambing, Ras Farm Pringsewu Tumbuh Jadi Peternakan Ratusan Ekor Berkat KUR BRI

21 April 2026 - 14:37 WIB

Gubernur Lampung Sambut Dubes Palestina, Tegaskan Solidaritas Kemanusiaan

21 April 2026 - 14:04 WIB

Semangat Hari Kartini, MAN 1 Bandar Lampung Perkuat Karakter Siswi

21 April 2026 - 13:54 WIB

Wagub Lampung Resmikan Layanan Kesehatan Unggulan di RSUD BNH

17 April 2026 - 15:14 WIB

Diserbu Pendaftar, Satu Pilihan Jadi Penentu Lolos Tidaknya PMB MIN 2026

14 April 2026 - 05:59 WIB

Trending di Bandar Lampung