Menu

Mode Gelap
MAN 1 Bandar Lampung Catat 91 Siswa Lulus SNBP 2026, Dominasi Unila Disnakeswan Lampung Raih Peringkat Kedua Kematangan Perangkat Daerah 2025 Wagub Lampung Pimpin Upacara HUT ke-62, Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Ekonomi Pemprov Lampung Gelar Ziarah di TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Antusiasme SNBP 2026 Meningkat, Unila Terima 2.866 Mahasiswa dari Hampir 27 Ribu Peminat Pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN 1 Bandar Lampung Berjalan Profesional, Kakanwil Beri Apresiasi

Berita Utama

Wulan Mirza Kunjungi Bocah Penderita Gizi Buruk di Natar: Kita Dampingi Sampai Sembuh

badge-check


					Wulan Mirza Kunjungi Bocah Penderita Gizi Buruk di Natar: Kita Dampingi Sampai Sembuh Perbesar

Lampung Selatan, 13 September 2025 – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, turun langsung mengunjungi Rendy Aditia (10), bocah asal Dusun Gedong Bendo, Desa Rulung Sari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, yang mengalami gizi buruk.

Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan tidak hanya hadir memberikan dukungan moril bagi keluarga. Tetapi juga memastikan adanya intervensi cepat dari Pemerintah Provinsi Lampung. “Kami hadir bukan hanya menyerahkan bantuan, tetapi memastikan Rendy mendapat pendampingan sampai benar-benar sehat. Anak-anak Lampung harus tumbuh kuat, cerdas, dan ceria,” ujar Batin Wulan.

Bantuan awal yang disalurkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyerahkan bantuan uang tunai dan buah-buahan untuk mendukung pemulihan gizi. TP PKK Provinsi Lampung memberikan paket susu untuk kebutuhan tambahan nutrisi. Serta Dinas Sosial Provinsi Lampung menyalurkan paket sembako untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Selain itu, tim pendamping telah menyiapkan ambulans jika pasien perlu segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) di Bandar Lampung.

Batin Wulan menegaskan, pendampingan tidak akan berhenti pada bantuan awal. Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kesehatan bersama PKK Lampung akan melakukan pemantauan dan pendampingan jangka panjang hingga kondisi Rendy kembali pulih. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Lampung yang luput dari perhatian. Intervensi gizi bukan hanya sekali, tetapi harus terus dikawal,” tegasnya.

Rendy merupakan anak ketiga dari pasangan Widodo, seorang buruh tani, dan Langgeng Ningsih, ibu rumah tangga yang sesekali bekerja di ladang warga. Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini kesulitan membawa anak mereka ke rumah sakit. Melihat kondisi tersebut, Batin Wulan mengajak semua pihak untuk lebih peka terhadap keluarga pra-sejahtera di sekitar lingkungan. “Ini tanggung jawab bersama. Mari kita saling peduli, saling membantu, agar tidak ada lagi anak Lampung yang menderita karena kekurangan gizi,” pesan Batin Wulan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menekan angka stunting dan kasus gizi buruk,l. Sejalan dengan program prioritas nasional makan bergizi gratis dari Presiden RI. Melalui PKK, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial, Pemprov Lampung berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap kasus-kasus serupa di seluruh kabupaten/kota. (*)

Baca Lainnya

MAN 1 Bandar Lampung Catat 91 Siswa Lulus SNBP 2026, Dominasi Unila

1 April 2026 - 09:33 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat Kedua Kematangan Perangkat Daerah 2025

31 Maret 2026 - 18:26 WIB

Wagub Lampung Pimpin Upacara HUT ke-62, Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Ekonomi

31 Maret 2026 - 18:22 WIB

Pemprov Lampung Gelar Ziarah di TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi

31 Maret 2026 - 18:17 WIB

Antusiasme SNBP 2026 Meningkat, Unila Terima 2.866 Mahasiswa dari Hampir 27 Ribu Peminat

31 Maret 2026 - 17:33 WIB

Trending di Berita Utama